Memasuki musim tanam 2008 ini, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Soppeng menyiapkan bantuan berupa bibit kepada para petani di daerah ini. Bantuan yang merupakan program nasional itu akan disalurkan ke kelompok tani di daerah ini.
Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Soppeng, Ir. Danialsyah, M.S yang ditemui di kantornya, Senin 14 April kemarin menjelaskan, bantuan tersebut terdiri dari padi non hibrida 175 ton yang diperuntukkan bagi areal persawahan seluas 7.000 hektare. Padi hibrida 22,5 ton dengan target 1.500 hektare. “Bantuan itu diperuntukkan bagi petani di musim gaduh ini. Apabila musim gadu tidak terselesaikan dengan apa yang diharapkan akan dialihkan ke musim rendangan sehingga pelaksanaannya dapat terarah,” ujarnya.
Selain bantuan bibit padi, sebut Danialsyah, pihaknya juga akan menyalurkan bantuan bibit jagung hibrida 40.875 kg yang diperuntukkan bagi lahan seluas 2.725 ha. Disnak juga akan menyalurkan bibit kedelai 80 ton dengan target lahan 2.000 hektare.
Bantuan bibit tersebut akan disalurkan kedelapan kecamatan yang ada di Soppeng. Dengan adanya bantuan bibit tersebut diharapkan dapat lebih meningkatkan hasil panen petani. “Produksi padi 2006 sebesar 213.703 ton menjadi 224.901 pada tahun 2007 Artinya hasil panen padi petani mengalami peningkatan 5,22 persen,”tambahnya.
Untuk mendukung upaya tersebut pihaknya mengaktifkan seluruh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Gunanya untuk membantu mengatasi seluruh permasalahan petani. Dia juga mengakui kendala yang sering dialami para petani adalah kelangkaan pupuk.
Sumber: Darwis (Pare Pos)