Peringatan hari bumi tingkat Sulselbar yang dipusatkan di kabupaten Soppeng, Rabu 23 April kemarin yang mengusung tema ‘Memerangi Pemanasan Global’ atau global warming ditandai penanaman ratusan pohon dari berbagai jenis. Acara yang digelar Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBK SDA) Sulsel itu, dipusatkan di Taman Wisata Alam (TWA) Lejja, Soppeng.
Kepala Seksi Wilayah III BBK SDA Soppeng, Bustan, yang juga ketua panitia pelaksana, melaporkan penanaman pohon tersebut terdiri berbagai jenis, di antaranya pohon jati sebanyak 80 batang, bitti 60 batang, kemiri 60 batang dan ebony sebanyak 10 batang. “Kegiatan ini melibatkan pelajar SMP, masyarakat, Pemkab Soppeng dan BBK SDA Pare-pare. Jumlah peserta yang turut berpartisipasi ini diperkirakan mencapai sekitar 150 orang,” sebutnya.
Menurut Kepala BBK SDA Sulsel, Palennery, hari bumi diperingati dengan tema utama Pemanasan Global (global warming). Alasannya pemanasan global merupakan ancaman serius bagi manusia Untuk mendukung itu kita melakukan penanaman pohon dengan melibatkan berbagai pihak.
Palennery menambahkan, alasan dipilihnya Lejja karena merupakan kawasan hutan wisata. Itu sekaligus untuk memelihara kelestarian berbagai jenis satwa langka yang hanya ada di kawasan itu.
“Untuk penyerap karbon yang paling utama harus dilakukan adalah melalui proses fotosintesis. Cara ini bisa menyerap emisi karbon di atmosfer menjadi oksigen. Proses fotosintesis ini dapat semakin diperbanyak dengan meningkatkan jumlah pepohonan di berbagai tempat termasuk di Lejja,” kata Palennery
.
Lebih lanjut dikatakan, aksi penanam pohon ini sejalan dengan program Departemen Kehutanan, yakni kecil menanam dewasa memanen. Tujuan utama pelibatan pelajar tersebut untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Sumber: M. Darwis (Pare Pos)