Sebagai simbol pengukuhan kepada alumni atas selesainya menempuh pendidikan tinggi dengan gelar kesarjanaan, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Petta Baringeng melakukan wisuda sarjana Strata Satu (S1) lulusan dari dua Program Studi (Prodi) di ruang pola kantor Bupati Soppeng, Minggu 27 Desember 2009.
Sebanyak 174 wisudawan dan wisudawati dari dua Prodi yakni Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi mengikuti acara wisuda ke IX Sekolah Tinggi binaan Yayasan Petta Baringeng tersebut. “ dari spektrum waktu usia 24 tahun STISIPOL Petta Baringeng dirasa sudah cukup dewasa, sedangkan dari spktrum kuantitas sudah mencapai seribuan lebih alumni, namun demikian kami menyadari untuk terus berbenah diri” ujar Ketua SITISIPOL Petta Baringeng HA Basri Jaya, S.Sos.
Basri Jaya menambahkan bahwa mahasiswa yang kuliah pada STISIPOL Petta Baringeng merupakan mahasiswa reguler, pindahan dan transfer maupun mahasiswa yang sudah bekerja. “bahkan dari tahun 2006, sebagai wujud kepedulian dibidang pendidikan dan pencerdasan sumber daya manusia STISIPOL Petta Baringeng telah membebaskan pembayaran SPP kepada mahasiswa yang kurang mampu dengan harapan masyarakat semakin memiliki akses yang seluas-luasnya untuk menempuh pendidikan”.
Selain itu Basri Jaya mengharapkan agar teori-teori sosial yang telah diajarkan di kampus dapat mewujudkan tugas mulia politik dalam mengartikulasi dan meagregasi kepentingan masyarakat.
Wisuda yang juga dihadiri Sekretaris Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Drs Ibrahim Samad, Msi dalam sambutannya mengharapkan agar STISIPOL Petta Baringeng terus meningkatkan peran dan fungsinya yang sesuai dengan Tri Dharma pendidikan. “STISIPOL Petta Baringeng harus selalu memiliki identitas dan jati diri tersendiri, dan kepada wisudawan untuk terus belajar sehingga bisa mengembangkan potensi diri yang dimiliki” tuturnya.
Selain itu, dia juga mengharapkan perhatian Pemda agar STISIPOL Petta Baringeng menjadi dambaan masyarakat Sul-Sel pada umumnya dan masyarakat Kabupaten Soppeng pada khususnya.
Sedangkan salah satu pendiri Yayasan Petta Baringeng Drs A Sarimin Saransi MSi mengungkapkan bahwa dengan perjalanan selama 24 tahun yang telah dilalui oleh STISIPOL Petta Baringeng bukan hanya melihat dari nilai historis, tetapi juga salah bentuk pengabdian melalui pendidikan sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia mengabdi kepada ALLAH SWT dan kepada sesamanya.
“kepada pengelola, mahasiswa dan alumni untuk senantiasa mengamalkan filosofi pendidikan dalam rangka turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa” harapnya.
Bupati Soppeng yang diwakili oleh Kadis Dikmudora Dra Hj A Endang Supiati, MM dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, bahwa wisuda yang dilakukan tersebut bukanlah akhir untuk suatu siklus pendidikan, tetapi justru merupakan awal untuk meraih pendidikan yang lebih tinggi.
“gelar Kesarjanaan yang diberikan oleh lembaga pendidikan kepada saudara – saudara sekalian harus anda pertanggung jawabkan dalam lingkungan pergaulan sehari – hari, untuk itu tingkatkan terus profesionalisme yang saudara miliki” tuturnya.
Dalam acara wisuda tersebut tampil memberikan orasi ilmiah Dr Muhammad Al Hamid Msi dengan judul kelas menengah dan perubahan sosial. Sedangkan beberapa jajaran muspida dan anggota Senat dan civitas akademik STISIPOL Petta Baringeng juga turut hadir, serta para pendamping, keluarga wisudawan dan wisudawati.