Bertempat di halaman Kantor Bupati, Kamis 25 Maret 2010, Wakil Gubernur Sulsel Ir. H. Agus Arifin Nu’man, MS dan Ibu berkunjung ke Bumi Latemmamala dalam rangka menghadiri HUT Hari Jadi Soppeng ke 749 Tahun 2010 yang disambut dengan Tarian Padduppa oleh sejumlah Anggota Anak Sanggar Merah Putih Kabupaten Soppeng seraya menerima kalungan dan bunga tangan.
Gubernur Sulsel Dr. H. Syahrul Yasin Limpo SH, MSi, MH dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, MS pada acara Puncak, “Bila dilihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 69,01 tahun 2005 menjadi 70,96 persen pada tahun 2009 , dengan angka harapan hidup dari 71,2 pada tahun 2005 menjadi 71,8 pada tahun 2009. Hal itu menempatkan Kabupaten Soppeng tertinggi bahkan diatas rata-rata harapan hidup provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu gubernur menyebutkan fakta sejarah dari dulu masyarakat Soppeng sudah membangun peradaban sejak 7 abad yang silam sejak Pemerintahan Latemmamala atau Datu Soppeng Pertama yang bergelar Manurungnge ri Sekkannyili tahun 1261. Soppeng dianugerahi potensi alam yang cukup besar di sektor petanian, perkebunan dan pariwisata. Olehnya, kedepan dengan potensi SDA dan SDM yang dimiliki diharapkan dapat lebih memacu pertumbuhan ekonomi Yassisoppengi Soppeng.
Pada kesempatan itu Wakil Gubernur secara khusus mengapresiasi Pataka Parasamya Purna Karya yang diraih Kabupaten Soppeng pada Pelita II yang hanya dulu diraih empat Kabupaten/Kota di Sulsel yaitu Makassar, Soppeng, Sidrap dan Mejene (masuk Sulbar). Keberhasilan yang telah dicapai perlu terus dipelihara dan ditingkatkan. Khusus menjelang pelaksanaan Pilkada 2010, Arifin Nu'mang berpesan pilihan boleh berbeda tetapi jangan putuskan tali silaturahmi, pelihara terus kesatuan, persatuan dan kebersamaan ‘Yasisoppengi Soppeng ,Berubah Untuk Maju “.
Selanjutnya, Bupati Soppeng mengatakan mudah-mudahan dengan peresmian proyek ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemaslahatan masyarakat di Bumi Latemmamala, dan kepada semua pihak yang berperan serta dalam pelaksanaannya mendapatkan pahala yang setimpal dari Allah SWt di sisiNya.
Memperingati hari jadi soppeng, semata-mata bukanlah sebuah proses untuk mengenang masa lalu, tetapi kita harus menempatkan diri menjadi bagian dari perjalanan tersebut, sehingga diperlukan kearifan dan tindakan yang benar, dalam memahami makna hari jadi melalui proses perenungan, introspeksi dan evaluasi sebagai syarat mutlak untuk mencapai kemajuan dimasa mendatang.
Begitu pula disampaikan kepada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Soppeng agar dapat menjaga stabilitas daerah sehingga Soppeng tetap dalam keadaan aman, terkendali (kondusif), terutama menjelang Pemilukada secara serentak diadakan 10 Kabupaten pada Bulan Juni yang akan datang.
Pada kesempatan itu pula Bupati secara khusus menyebutkan prestasi yang telah dicapai secara bersama antara lain Penghargaan Satyalancana Pembangunan Pertanian, Penghargaan Piagam dan Piala Adipura, Penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN), KPPOD award serta prestasi Kabupaten Sehat dan Dokter Teladan Tingkat Nasional.
Sebelum Wagub meresmikan sejumlah proyek terlebih dulu pimpinan DPRD Soppeng A. Kuneng, SH membacakan sejarah singkat terbentuknya Kabupaten Soppeng.
Wakil gubernur berkenan meresmikan 468 kegiatan proyek senilai Rp.157.827.139.700 yang dibiayai APBN/PHLN Rp.43,6 Milyar lebih, APBD Provinsi Rp.15,3 Milyar, APBD Kabupaten Rp.55 Milyar lebih, DAK Rp.43 Milyar lebih ditandai penekanan tombol sirene dan penandatanganan prasasti .
Bupati Soppeng Drs. H. A. Soetomo, M.Si berkenan menerima Piala Manggala Karya dari BKKBN Pusat yang diserahkan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan sekaligus menyerahkan Keputusan Gubernur kepada Kepala Desa Belo tentang Pengelolaan Tanah Mandiri Lokasi Percontohan Baruga Sayang.
Diantara ribuan undangan nampak hadir Ibu Wakil Gubernur DR. H. A. Majedah, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Hj. A. Patappaunga Soetomo, sejumlah Bupati Daerah tetangga, Mantan Bupati, Ketua DPRD dan Sekda, pejabat Sipil/TNI/POLRI sesepuh masyarakat asal Soppeng di sejumlah Kabupaten/Kota, para Anggota Muspida, lebih khusus sejumlah Kandidat Bupati/Wakil Bupati Pemilukada 2010 serta rata-rata 150 orang masyarakat dari tiap kecamatan.