Malam Kesenian Mappadendang Desa Watu

Bupati soppeng menghadiri acara malam kesenian Dirgahayu Kemerdekaan RI KE-72 Tahun 2017di lapangan sepak bola hijau Mattalitti kampung baru desa watu kec.marioriwawo Kab.soppeng Jumat tanggal 11/08/2017.
Bupati soppeng dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tanda syukur kepada Allah SWT atas berhasilnya panen petani, acara mappadendang adalah adat budaya masyarakat bugis makassar yang setara umun simbol tanda kesyukuran hasil panen, dan ada pun acara yang ditampilkan adalah mappadendang, makkacafi, manggabusu, mabbacing-bacing, mabbaca sure itu biasanya di wujudkan dengan acara seperti ini.


Namun disisi lain banyak rangkaian-rangkaian lanjut Kaswadi, masyarakat tani yang harus dilakukan mulai dari saat memilih benih yaitu menetapkan beni kemudian ada yang namanya “turun sawah, maddoja bine” , pada saat turun sawah tidak serta benih ditabur tapi ada proses adat yang dilaksankan.
dan ada pun symbol-simbol yg digunakan masyarakat terhadap hasil panen yang digunakan tidak lain adalah hasil dari ALLAH SWT, sampai proses panen dan masyarakat tetap harus menjaga dan mempertahankan tradisi dan budaya masyarakat terdahulu.
“Acara mappadengdang bertepatan dengan hari kemerdekaan RI 17 agustus 1945 dan termasuk di soppeng ini adalah daerah perjuangan yang mana orang tua kita banyak yg jadi korban akibat dari perjuangan memperebutkan kemerdekaan ini, hal ini penting kita ingatkan kepada generasi-generasi kita untuk mengetahui makna dri 17 agustus ini” Jelas Kaswadi.


Kaswadi menambahkan bahwa dibutuhkan suatu kebersamaan untuk mencapai semua tujuan kita bersama yang dimaknai dengan suatu hal yang penting bagi kita dan kepentingan semuanya, maka tepatlah tema hari ultah kemerdekaan proklamasi adalah Indonesia kerja bersama, dalam bahass bugis “siollong pollong, yang artinya 72 (kerja bersama), dalam hal ini kita maknai hari HUT RI ini senantiasa harus mempererat silatuhrahmi.


Kaswadi mengatakan kepada masyarakat desa watu agar menjauhi obat terlarang (NARKOBA) karna dapat menghancurkan keluarga /keturunan anak cucu kita, salah satu sasaran narkoba adalah desa-desa karena daya beli masyarakat desa luar biasa, sehingga menjadi peluang pasar bagi MAFIA NARKOBA.untuk itu beliau menghimbau apabila ada tanda-tanda mencurigakan agar melaporkan kepada kepala desa, bhabinkatibmas, dan babinsa.
Turut hadir Kapolres soppeng, Dandim soppeng yang diwakili Pasiter, anggota dprd kab.soppeng, Pimpinan Skpd, Camat Marioriwawo, Kapolsek Marioriwawo, Kades Watu, Tokoh Masyarakat dan tamu undangan lain.

BAGIKAN