Dinas pemuda dan Olahraga Kabupaten Soppeng menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pendidikan dan pelatihan dasar kepemimpinan tingkat Sma, Smk, Ma negeri/swasta kabupaten soppeng tahun 2017 ruang aula 2 hotel surya jl. Wijaya senin, tanggal 09 sd 11 oktober 2017.
Ketua panitia Kabid pemuda Dispora syahrir, SE, MSi dalam laporan mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah melaksanakan pengembangan kepemimpinan pemuda dan mengembangkan kepemimpinan calon generasi penerus bangsa.
Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 09 sd 11 oktober 2017 dengan peserta dari pengurus osis sma, smk, ma se-kabupaten Soppeng sebanyak 40 orang.
Wakil Bupati Supriansa, SH,MH saat membuka acara dan memberikan sambutan mengatakan bahwa salah satu manfaat kegiatan ini adalah untuk mengenal diri kita dan bertanya pada diri kita masing-masing mau kemana nantinya kita ini.
Supriansa menambahkan Kalau orang tua tidak mampu menyekolahkan anaknya maka pemerintah siap membantu pelajar yang berprestasi.
“Mengasah diri kita menjadi seorang pemimpin harus melalui banyak proses untuk pendewasaan yang dapat melahirkan pendapat serta mampu menganalisa setiap permasalahan sehingga dapat melahirkan ide cemerlang” lanjut supriansa
Supriansa menjelaskan bahwa di sinilah Jiwa kita dipilih untuk dipersiapkan menjadi seorang pemimpin dan mengasah serta mangukur diri untuk menjadi top leader yang sukses.
“Sebagai calon pemimpin kita harus mampu menjadi The man of analisis yang mampu dan cepat menemukan permasalahan dan solusinya”ungkap supriansa.
Supriansa mengatakan bahwa sesuai dengan Visi pemerintah sekarang adalah soppeng tanpa sekat yang membuka kesempatan yang sebesar-besarnya untuk berprestasi, jadi seperti Peserta LDK ini tidak ada yang menghalangi untuk menjadi pemimpin di masa yang akan.
“Seorang pemimpin harus menyiapkan Mental, jangan menginjak orang kecil, harus adil, tidak sewenang-wenang dan harus menjadi pemimpin yang adil dalam masyarakat walau banyak halangan dan rintangan” lanjut supriansa
Selain itu kata supriansa kita harus menegakkan Kebenaran dan siap sedia terhadap setiap kegiatan yang mengacam negara seperti narkoba, saat ini indonesia diincar sebagai daerah tujuan narkoba seperti sabu-sabu, kokain, dan ekstasi bahkan target pertama narkoba adalah generasi penerus seperti mahasiswa dan pelajar, karena menurut penelitian bahwa dari seluruh mahasiswa di indonesia, 2,4 juta menggunakan narkoba.
“Setiap dalam 20 menit ada satu orang yang mati karena pecandu narkoba” jelas supriansa.
“Cara melumpuhkan generasi penerus kita saat ini adalah berupaya menghilangkan kecerdasannya supaya tidak berfikir baik lagi, bagaimana cara menjadi seorang pemimpin kalau tidak mampu mengontrol diri sendiri” ungkap suprinsa
Supriansa menjelaskan bahwa tahanan di Lapas soppeng seperdua adalah pelaku narkoba menandakan daerah ini bisa dijadikan “darurat narkoba” yang menandakan bahwa sudah mulai besar peredaran narkoba di Soppeng” jelas Supriansa.
“Republik ini kedepan sudah ada dipundaknya generasi muda, kalau generasi muda tidak kuat maka negara akan mulai hancur untuk itu mari bergandengan tangan dan
bekerja bersama untuk membangun daerah ini dan
Kepada LDK mari persiapkan diri kita menjadi seorang pemimpin dan jangan terpengaruh oleh pengaruh lingkungan dan membantu pemerintah dan polisi untuk menghancurkan peredaran narkoba” harap supriansa.
Turut hadir kadispora dan narasumber dispora provinsi sulsel

BAGIKAN