TKI Asal Soppeng meninggal di IRAK

Wakil Bupati Supriansa, SH, MH mengunjungi rumah duka tenaga kerja indonesia yang meninggal di irak beberapa minggu lalu di dusun Lebbae desa timusu kecamatan liliriaja Kabupaten Soppeng Rabu 06 Desember 2017.
Dikabarkan TKI asal soppeng bernama Muh.arsyak bin made efu ini meninggal saat kapalnya sandar di pelabuhan negara irak pada tanggal 23 nopember 2017.
Menurut istrinya Aidah bahwa suaminya sudah melakoni sebagai pelaut sejak 1997 dan berpindah-pindah negara.
“Sejak januari 2017 arsyak berangkat berlayar dari indonesia dengan salah satu rute perjalanannya adalah irak” jelas aidah.
Tentang sebab kematian suaminya, aidah menuturkan bahwa suaminya sakit demam selama 3 hari dan sempat dirawat di rumah sakit di negara irak
Wakil bupati menyayangkan terlambatnya pemberitahuan atas kejadian.
“Begitu saya tahu maka saya langsung hubungi kadubes indonesia di irak yang masih teman saya untuk dibantu memulangkan jenazah pelaut indonesia yang berasal dari Soppeng ini” kata supriansa.
” coba dari dulu pada saat suaminya meninggal disampaikan kepada pemerintah maka jenazah tidak akan ditahan lama di sana” kata supriansa
Supriansa menambahkan keterlambatan pengembalian jenazah ini disebabkan negara irak adalah negara konflik dimana pejabatnya tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat.
Kepada istri dan anak2nya almarhum, supriansa menyampaikan rasa duka yang mendalam dan berharap kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan dapat bersabar atas cobaan ini.
“Karena setiap kita kena musibah maka ada hikmanya” ungkap supriansa
Turut hadir asisten 2 setda kamaruddin, staf kesbang dan humas soppeng

BAGIKAN