Kaswadi : AGPAII Diharapkan Dapat Memberi Kontribusi Nyata Dalam Pembangunan Bidang Pendidikan

Peringatan isra miraj di rangkaikan dengan pelantikan pengurus DPD dan DPC AGPAII ( Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia) kab.soppeng di baruga Rujab Bupati Jumat, 13/04/18
Sebanyak 62 Guru pendidikan agama islam (GPAI ) Kabupaten Soppeng dilantik secara lansung oleh Ketua DPW AGPAII provinsi Sulsel, Muhammad Ikhsan, S.Pd.I sebagai Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia ( AGPAII ) dengan masa bakti 2018-2023 yang disaksikan lansung oleh Bupati Soppeng, H.A.Kaswadi Razak, SE
Kabid PAI kanwil kemenag Prov Sulsel, DR.H.Muhammad Rasbi dalam sambutannya mengatakan bahwa
AGPAII pertama kali dibentuk ditingkat pusat sekitar 10 tahun yang lalu di Jakarta, AGPAII membutuhkan jaringan tingkat wilayah sebagai bagian dari perjuangan untuk mewujudkan Visi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia yaitu membangun manusia Indonesia yang berakhlak dan mewujudkan kualitas dan professional guru Agama.
“GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) hadir di sekolah bukan hanya untuk mengajar ilmu agama tetapi harus berupaya untuk bagaimana mengimplementasikan ilmu agama, ilmu agama harus terekspresikan dalam kehidupan sehari-hari, maka perlu adanya komitmen dan keteladanan dari seorang GPAI untuk membangun akhlak para siswa” ungkap Rasbi
selain itu, lanjutnya, AGPAII sebagai satu-satunya wadah organisasi profesi guru PAI mulai dari SD,SMP, dan SMA/SMK yang berupaya mendorong Pemerintah mengawal regulasi eksistensi GPAI di sekolah, termasuk berkenaan tunjangan profesi guru/sertifikasi guru.

“melalui organisasi ini saya harapkan tidak ada lagi guru yang Gaptek, guru yang merasa terpojokkan khususnya GPAI” Harap Rasbi
Bupati Soppeng dalam sambutannya mengatakan kalau berbicara tentang guru, saya rasa sekarang guru itu sudah sejahtera karna sekarang ada yang namanya gaji sertifikasi untuk guru, tapi sepertinya gaji sertifikasi banyak digunakan bukan untuk peruntukannya, justru dipakai membeli motor, mobil dan lain-lain yang menyebabkan pendiidkan tidak berkembang dengan semestinya.
“Permasalahan lain yang perlu menjadi perhatian kita bersama adalah, kita ini di Soppeng kekurangan guru agama, bukan hanya guru agama penyuluh agama pun kita kurang, jadi wajar jika banyak masyarakat yang mengeluhkan masalah moral, saya kira ini merupakan pembiaran dan pembodohan terhadap bangsa sendiri” Tegas Kaswadi
“mudah-mudahan dengan dibentuknya organisasi AGPAII di Kabupaten Soppeng ini, apalagi ini adalah pelantikan pertama AGPAII di sulsel, diharapkan dapat memberi kontribusi nyata dalam pembangunan bidang pendidikan, salah satunya yakni Indeks Pembangunan Manusia” Harapnya
“Masalah sekretariat insyaallah akan kami siapkan lahan untuk AGPAII” kata Kaswadi mengakhiri sambutannya.
Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Soppeng Dr. H. Huzaemah, M. Ag dan undangan lainnya.