Kaswadi Mengharapkan Kepada Instansi Dapat Memberikan Inovasi Baru Yang Lebih Segar Di Acara Musyawarah Tani/Mattudang Tudangeng

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak SE menghadiri Musyawarah Tani/ Mattudang tudangeng tingkat kab. Soppeng di ruang pertemuan kantor BPP Lalabata Mallanroe Desa Maccile, Senin 29 Oktober 2018.
Ketua Panitia Mursalim dalam laporannya mengatakan bahwa acara musyawarah tani Tahun 2018 Tingkat kab.Soppeng, dalam hal ini di daerah kita dikenal dengan acara MATTUDANG-TUDANGENG,
bisa memberikan informasi, pengetahuan dan referensi kepada semua masyarakat petani kita dalam menata proses perencanaan usaha tani kedepan.

“kegiatan ini didasari atas tingginya optimis dan semangat petani di Kabupaten soppeng untuk lebih baik dan lebih sejahtera pada musim tanam berikutnya” tuturnya
selain itu , lanjutnya, Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh SKPD terkait dalam hal ini Dinas pertanian Kab.Soppeng yang melekat pada kegiatan peningkatan Kemampuan Lembaga Petani dan KTNA berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Pertanian Kabupaten Soppeng tahun anggaran 2018.
pada kegiatan ini indikator tanda-tanda alam yang mengisyaratkan kondisi cuaca pada musim mendatang diperhitungkan secara cermat Sebagaimana dilihat oleh Pallontara dalam buku Lontara dan bagaimana sifat-sifat hujan yang diketahui oleh Pappananrang yang berdasarkan tanda-tanda bintang-bintang di langit untuk menentukan Mappano Bine(waktu menyemaikan benih).
Mursalin menuturkan bahwa dalam sejarah istilah Tudang sipulung ataupun istilah Mattudang-tudangeng mulai dicetuskan pada abad ke-XV(Lima Belas) oleh tokoh-tokoh Ahli Pertanian dan Ahli Pemerintahan yang terkenal di Sulawesi Selatan pada masanya yaitu:
-Macca-E ri Luwu
-Botto-E Lempangan ri Gowa
-Kajao Laliddong ri Bone
-Puang Rimaggalatung ri Wajo
-La Mata Esso ri Soppeng

Bupati Soppeng Dalam arahan H.A.Kaswadi Razak SE, yang Sekaligus membuka acara Musyawarah tani berharap dinas pertanian dan instansi terkait dapat memberikan inovasi baru yang lebih segar, karakter yang lebih segar, lebih produktif sesuai dengan kondisi wilayah dan dapat diterimah oleh masyarakat baik sektor pertanian, perikanan maupun kehutanan sehingga kemandirian pangan yang kita idamkan dapat kita capai dalam waktu yang tidak terlalu lama.
“ semoga melalui melalui forum musyawarah tani Mattudang-tudang ini dapat menghasilkan kesepakatan kongkrit dan komitmen yang kuat dan berharga serta membawa manfaat bagi kemajuan pertanian kita di Sulawesi Selatan pada umumnya dan lebih khusus di Kabupaten Soppeng” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas PUPR, kepala Dinas Perikanan dan ketahan pangan, Camat se-Kab.Soppeng, Kepala Pemasaran Pupuk Kaltim, Kepala Pemasaran petro Kimia Gersik, konsilog Bulog Soppeng, Kepala Lab.Hama dan penyakit Wilayah II SELLI, Koordinator BBP Se-Kab.Soppeng, PPL dan THL-TBPP se-Kab.Soppeng, POPT se-kab.Soppeng, Distributor Pupuk se-Kab.Soppeng, Ketua KTNA dan Kecamatan se-Kab.Soppeng, Ketua Gapoktan se-Kab.Soppeng dan tokoh masyarakat (Passure).