Terkait Masalah Pangan, Berikut Bocoran Strategi Yang Akan dilakukan Pemda Soppeng Pada Tahun 2019

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak.SE menghadiri Rapat Koordinasi Dewan ketahan Pangan Tingkat Kab.Soppeng tahun 2018 di ruang pola kantor bupati Soppeng, Jumat 7 Desember 2018.

Plt kepala dinas ketahanan pangan Kab.Soppeng A.Aswan A.Said Menyampaikan bahwa Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling hakiki sehingga terwujudnya pemenuhan pangan bagi setiap orang merupakan hal yang tidak bisa di abaikan. Disisi lain pemenuhan pangan bagi setiap warga suatu bangsa telah menjadi tanggung jawab pemerintah,dimana dalam mewujudkannya diperlukan adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat.

Kebijakan sangat dibutuhkan sinergitas dan koordinasi dari para pemangku ketahanan pangan yaitu dari unsur pemerintah baik dari pihak eksekutif,legislative,elemen forkopimda serta tokoh masyarakat dan unsur lainnya” tambahnya

Dasar pelaksanaan, lanjutnya sebagai berikut :

-Dokumen pelaksanaan perubahan anggaran (DPPA) dinas perikanan dan ketahan pangan kab.Soppeng.

-Surat Bupati Soppeng,Nomor:005/1365/DPKP/XI/2018,Tanggal 28 November 2018,perihal undangan pertemuan.

“Maksud kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan pangan tingkat Kabupaten Soppeng tahun 2018 yaitu untuk memahami,Serta mencari solusi secara bersama tentang persoalan pembangunan ketahanan pangan dikabupaten soppeng” ungkapnya

Adapun Tujuan dalam Rapat koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Tingkat kabupaten Soppeng, jelasnya, adalah

-Mengkoordinasikan dan mensinkronisasikan strategi dan instrumen kebijakan pemerintah dalam pemantapan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal dikab.Soppeng.

-mengevaluasi pelaksanaan kebijakan ketahanan pangan kabupaten soppeng.

-Menyamakan langkah dan persepsi dalam upaya percepatan penyelenggaraan kebijakan ketahanan pangan dikabupaten soppeng.

Bupati soppeng H.A.Kaswadi Razak.SE dalam sambutannya menyampaikan adanya peningkatan ketersedian pangan seperti beras 169.060 tons dengan tingkat konsumsi sebesar 24.674, 15 tons sehingga terdapat beras sebesar 144.385, 85 tons pada tahun 2017 Meningkat 6,76%.dari tahun 2016.

“Bulan ini kita akan evaluasi untuk mengatur strategi 2019 kedepan tentang apa yang kurang”tuturnya

Untuk menggantisipasi terjadinya kerentangan pangan dibutuhkan sinergitas dan koordinasi dengan dinas terkait, atakeholder, lembaga dengan pemangku kebijakan.

Selain itu, lanjutnya, saya berharap awak media (pers) bisa bersinergi dalam penyampaian informasi yang objektif, jujur dan berimbang sebagai bentuk transparansi informasi kepada publik.

“Insyaallah kami selaku pemerintah akan berusaha maksimal untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat walaupun kami sadari banyak tantangan dan hambatan tapi dengan niat baik dan ikhlas saya yakin bisa berhasil” tuturnya.

Turut hadir para anggota Forkopimda, para asisten dan staf ahli, para kepala skpd, kansiloq soppeng, kepala bagian setda, para camat bersama kades dan lurah dan undangan lainnya.