Pemda Akan Memprogramkan Membuat Kaki Palsu Kepada Warga Soppeng Yang Punya Kaki Buntung

Bupati Soppeng menghadiri peringatan hari disabilitas internasional yang diselenggarakan oleh KKN UNM pendidikan luar biasa dengan tema semangat disabilitas dalam menggapai impian. Minggu,09 Desember 2018 di Lapangan Gasis Soppeng.

Peringatan Hari Disabilitas Internasional ini melibatkan 5 Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Kabupaten Soppeng yakni slb 1 soppeng, slb mainong, slb takalala, slb as adiyah cabbeng

dan slb yppab ganra. Beberapa penyandang disabilitas menampilkan kebolehan mereka membaca puisi dan fashion show.

Bupati soppeng, H.A. Kaswadi Razak mengatakan bahwa, kegiaatan yang diselenggrakan oleh mahasiswa UNM ini merupakan kegiatan positif yang dapat membuka mata kita semua bahwa masih ada disoppeng anak yang tidak sempurna ( disabilitas )yang membutuhkan bantuan kita dan dengan kegiatan ini pula dapat membuat kita lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki sekarang ini.

Sekarang SLB merupakan kewenangan provinsi, namun tidak berarti pemda lepas begitu saja, walaupun diambil alih oleh provinsi tetapi kita tetap memperhatikan mereka dan memberikan bantuan kepada mereka.

saya harap dinas sosial agar tahun 2019 memprogramkan membuatkan kaki palsu kepada warga kita yang punya kaki buntung sehingga mereka dapat beraktivitas seperti kita.

Sementara ketua panitia, adipati juanda menyampaikan bahwa

peringatan hari disabilitis internasional di Kabupaten Soppeng merupakan event pertama yang diselenggarakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak kita melihat bagaimana kehidupan mereka, sehingga kita dapat termotivasi untuk lebih peduli kepada mereka dan tidak ada lagi deskriminasi untuk kaum penyandang disabilitas.

Disabilitas tidak menjadi halangan bagi mereka untuk menjadi seperti kita, mereka juga dapat menjadi orang hebat dan sukses.