Pembukaan Festival Budaya dan Seminar Internasional Lagaligo

Pembukaan Festival Budaya Dan Seminar Internasional La Galigo III di Kawasan Wisata Alam Ompo, Senin 17 Desember 2018.

Ketua Panitia I La galigo Farouk Adam mengatakan festival budaya dan seminar internasional La galigo ini diselenggarakan sebagai kelanjutan dari La galigo pertama dan lagaligo ke dua pada tahun 2004

Adapun tujuan kegiatan ini memperkenalkan I La galigo pada generasi muda serta memperkenalkan kabupaten soppeng dengan segala potensi yang dimiliki.

Bupati Soppeng, H.A.Kaswadi Razak dalam sambutannya menuturkan bahwa festival I La Galigo ini sebagai bentuk pelestarian nilai budaya dan sebagai bentuk perekat serta masuknya peradaban asing, kegaiatan ini tidak dimaksudkan untuk melakukan hal” yang berbau sirik.

Lanjutnya Naskah I La Galigo merupakan naskah terpanjang, lebih panjang dari mahabarata yang ada di dunia dan telah di akui oleh UNESCO, Naskah La galigo didalamnya terdapat pesan – pesan leluhur dalam berbagai bentuk kearifan lokal.

Sekarang kearifan lokal telah pupus, zaman telah membawa kita pada kehidupan yang tak lagi menjunjung kearifan lokal , perkembangan teknologi yang begitu pesat sehingga nilai kearifan lokal cenderung mengalami pergeseran.

Saya ingin menyampaikan pesan leluhur jika ada yang terpecik dalam pikiranmu amati penyebabnya maka engkau tidak akan menemukan penyesalan karena engkau telah melakukan yang baik dan meninggalkan yang buruk. Kami ingin festival ini sebagai benteng pertahanan dan kebudayaan nasional.

Sambutan Rektor unhas mengatakan Soppeng menyimpan tentang asal usul manusia yg sangat kuat, hasil penelitian menunjukkan di Soppeng telah ditemukan peradaban tertua kemudian budaya ini berkembang dari masa ke masa hingga sekarang ini. Budaya tersebut kini kita sebut budaya bugis.

Budaya bugis dapat dikaji sebagai pembelajaran dan dapat diimplementasikan dalam berbagai pembangunan daerah khusunya di soppeng.

Seminar budaya dan festival lagaligo ini sebagai awal untuk mengembangkan dan melestarikan berabgai jenis kebudayaan yg ada di daerah kita ini.

lagaligo banyak mengandung nilai” pengetahuan, nilai sosial nilai agama yg dapat menguatkan karakter kita.

Sambutan Gubernur sulsel yang di bacakan oleh Asissten I Pemprov Sulsel mengatakan Dalam konteks kemajuan kebudayaan La galigo merupakan sebuah karya sastra yang terbentang sepanjang zaman. I La galigo telah diramu menjadi pentas drama kelas dunia.

Selaku Gubernur saya berharap kegiatan ini mampu menghasilkan kerja nyata untuk prestasi bangsa. terima kasih kepada bapak bupati soppeng atas kerja kerasnya bersama jajarannya atas terlaksananya kegiatan ini.