Sistem Pengamanan Informasi Pemkab Soppeng Harus Akurat Dan Tepat Waktu

23

Bupati Soppeng yang diwakili Asisten Administrasi Umum Drs. A. Fithratuddin, M. Si. membuka acara Sosialisasi penyelenggaraan pengamanan Informasi Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng TA 2019 di ruang Pola Kantor Bupati Jl. Salotungo Watansoppeng, 09 September 2019.

Kepala Bidang Statistik dan Persandian A. Ahmad Remil, S. Sos. MM dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya acara ini untuk memberikan pemahaman kepada Aparatur Sipil Negara ( ASN ) dipemerintahan agar lebih bijaksana dalam mengelola informasi, baik yang bersifat umum, terbuka maupun terbatas atau rahasia, serta memberikan kesadaran bahwa dalam perkembangan teknologi informasi sangat mudah terjadi penyalahgunaan informasi yang bersifat rahasia di lingkup pemerintahan oleh pihak-pihak lain yang tidak bertanggung jawab “. Adapun narasumber : badan cyber dan sandi negara dengan dinas komunikasi, informatika, statistik dan persandian provinsi Sulsel .

Drs A.Fithratuddin dalam sambutannya atas nama Pemerintah Daerah dan selaku pribadi saya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Soppeng kerjasama dengan Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Prov. Sulawesi Selatan yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kita tentang pentingnya pengelolaan keamanan Data Informasi Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten Soppeng. Dalam konteks penyelenggaraan Pemerintah dan Pembangunan khususnya di Kabupaten Soppeng dengan visinya, “Pemerintahan yang Melayani dan Lebih Baik”, maka kebutuhan akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam mengelola termasuk didalamnya mengamankan informasi menjadi sangat penting. Atas nama pemerintah daerah saya berharap kepada para peserta Sosialisasi agar mengikuti secara seksama dan sungguh-sungguh sosialisasi ini, sehingga pada gilirannya dapat memahami secara mendalam informasi apa saja yang dapat diakses oleh masyarakat luas dan informasi apa saja yang dikecualikan termasuk tata cara pengamanan aplikasi yang digunakan untuk mengolah data, sehingga menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu.

Perwakilan dari badan cyber dan sandi negara jakarta yoyo darmanto menyampaikan kekagumannya saat melakukan kunjungan di ruang soppeng command Centre.

“ini patut dicontoh daerah lain, selain itu saya berharap tetap menjaga program ini agar tidak di hacker oleh pihak yang tidak bertanggung jawab”harap yoyo

Kepala dinas kominfo, statistik dan Persandian Prov. Sulsel yang diwakili kepala Bidang Persandian Yulianus Sonda, SE, M. Si saat memberikan materi mengatakan bahwa salah satu contoh pengamanan informasi pada aplikasi/website lingkup propinsi sulawesi Selatan dan kabupaten/kota se sulawesi Selatan adalah penyampaian informasi berupa Radiogram yang dikirim dari gubernur sulawesi selatan ke Bupati/Walikota se-Sulsel melalui akun “Sanapati. net”.

“Akun Sanapati net merupakan Produk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang terpasang di seluruh Provinsi dan Kabupaten/Kota se Indonesia.

Turut hadir dalam Kegiatan ini Kepala dinas Kominfo Soppeng

Pimpinan SKPD lingkup Pemda kab. Soppeng perwakilan Para Camat se Kab. Soppeng, Pejabat/staf pengelolah data/informasi masing-masing SKPD serta para peserta sosialisasi.