Pemerintah Kabupaten Soppeng Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata melaksanakan Acara Pattaungeng di KWA Ompo jl. Madello Kel. Ompo Kec. Lalabata Kab. Soppeng.
Walaupun kali ini tidak dihadiri Bupati dan Wakil Bupati dan pejabat tinggi lainnya, namun acara tetap berlangsung hikmat dan masih terasa kesakralannya.
Prosesi ini dimulai dengan pemotongan hewan kurban berupa kerbau atau sapi, setelah itu kepala sapi di masukkan atau diritualkan ke pusat mata Air Ompo yang berada di samping kolam permandian Ompo.

Tahun ini yang membawa kepala sapi ke pusat mata air adalah Sanro Sitti (dukun Lokal), Lurah Ompo, perwakilan Polres soppeng dan Kodim 1423 soppeng
Menurut muniwar (A.Iwa) Pegawai Dinas kebudayaan dan Pariwisata yang merupakan salah satu tokoh masyarakat yang bermukim di Sekitar KWA ompo bahwa kegiatan pattaungeng ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan rejekinya kepada masyarakat soppeng dan khususnya masyarakat di sekita KWA ompo.
“Selain bersyukur, kita juga berharap dengan kegiatan ini Tuhan dapat memberi manfaat yang banyak kepada kita semua baik rejeki, kesehatan dan sebagainya” harap A.Iwa.


Penanggungjawab KWA Ompo Sinar Alam yang dikomfirmasi mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan turun temurun dan sudah menjadi adat tradisi dan diakui pemerintah sebagai salah bentuk kearifan lokal masyarakat soppeng.Sinar alam menambahkan bahwa KWA ompo merupakan salah satu penyumbang retribusi untuk mengisi pendapatan Asli daerah kabupaten soppeng dimana tahun ini ditargetkan sebesar 500 juta dan sudah lebih lima puluh persen pendapatan KWA ompo masuk di Kas Daerah.
Acara ini dimeriahkan oleh oni-oni toriolo yaitu mappadendang dan dihadiri ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan acara ini.