Kunjungan kerja Menteri Pertanian RI DR.H.Syahrul Yasin Limpo,SH, M.Si, MH di Kabupaten Soppeng dengan Agenda Penanaman padi mendukung gerakan percepatan tanam padi musim tanam Oktober – Maret 2020-2021 bertempat di Dusun Iwa’e Desa Leworeng, Kecamatan Donri-Donri, Minggu 22/11/2020.

PJS. Bupati Soppeng Idam Kadir,S.Sos,M.Si dalam sambutannya Kami Mengucapkan selamat datang di kabupaten Soppeng semoga kedatanganya dapat menambah motivasi tentang perkembangan pertanian tanaman pangan dan perkebunan bagi masyarakat Kabupaten Soppeng, kami akan melaporkan ada beberapa bantuan bapak Menteri Pertanian Republik Indonesia kepada pemerintah Kabupaten Soppeng yang cukup besar pada tahun 2020 , yang pertama bantuan Kementerian Pertanian melalui satker pusat diantaranya bantuan benih padi inbrida sebanyak 100000 kg atau seluas 4000 hektar kemudian yang kedua bantuan benih padi puswor sebanyak 27,275 kg atau 1091 hektar , perluasan area tanam baru padi seluas 446 hektar terdiri dari bantuan benih sebanyak 17480 kg dan sarana produksi lainnya, bantuan benih jagung hibrida untuk PlP dan PAP sebanyak 122145 ribu kg atau 8143 hektar.

Dari sektor perkebunan pemerintah pusat tahun 2020 juga mengalokasikan bantuan di kabupaten Soppeng yang di antaranya program pengembangan kapas seluas 50 hektar terdiri dari bantuan benih sebanyak 300 kg dan bantuan sarana produksi lainnya. kegiatan peremajaan tanaman kakao seluas 100 hektar yang terdiri dari bantuan bibit kakao, di samping ini pada tahun 2020 Kementerian Pertanian juga telah mengalokasikan bantuan sarana dan prasarana di kabupaten Soppeng diantaranya, alat dan mesin pertanian traktor roda empat sebanyak 36 unit, traktor roda 2 sebanyak 123 unit ,mesin pompa air sebanyak 115, cultivator sebanyak 76 unit , prontplanter sebanyak 1 unit ,hand sprayer otomatis sebanyak 11 unit, race planter 1 unit , unit pembekalan alsintan sebanyak 1 unit, sarana prasarana infrastruktur lainnya yaitu rehabilitasi jaringan irigasi tersier melalui satker provinsi seluas 700 hektar dan melalui satker pusat seluas 500 hektar, pembuatan embun melalui satker provinsi sebanyak 1 unit dan melalui satker pusat sebanyak 4 unit , pembuatan irigasi air tanah dangkal melalui DAK di bidang pertanian sebanyak 5 unit, pembuatan DAM Parid melalui dana DAK bidang pertanian sebanyak 2 unit , optimasi lahan rawa melalui satker propinsi seluas

500 hektar.

Menteri Pertanian RI DR.H.Syahrul Yasin Limpo,SH,M.Si,MH dalam sambutannya “saya cuma rindu datang ke Soppeng mintanya seperti itu”, Pertanian harus lebih maju lagi lebih dua kali lipat dari apa yang ada sekarang ini ,intinya yang paling penting adalah kita mau bertanam 4 kali di Soppeng , kalau 2 kali sudah ketinggalan itu, soppeng harus jadi percontohan di Indonesia, bukan saja Sulawesi Selatan.

Untuk bisa 4 kali tanam maka yang pertama memang harus ganti varietas yang lebih cepat, kedua adalah harus pakai mekanisasi sambil pake orang supaya cepat , ketiga memang adalah budidayanya, itu orangnya memang harus dididik lebih kuat, keempat harus di koorporasi, kelima adalah hilirisasinya harus diperbaiki.

Saya berharap di gunung ada coklat atau kakao serta ada pala. Indonesia dan dunia dihadapi virus Corona jadi harus hati-hati semua, pakai masker ,jaga jarak ,cuci tangan, i serta makan makanan yang bergizi .

Kementan tidak boleh ada yang berhenti, pertanian adalah pejuang petani adalah pejuang mempertahankan kehidupan Negeri bangsa dan insya Allah kalian tidak terganggu sepanjang pertanian bisa berjalan lebih baik dan lebih lancar saya siap untuk membantunya

Turut mendampingi Menteri pertanian dalam kunjungannya diantaranya Dirjen prasarana dan sarana pertanian atau PSP, Kementerian Republik Indonesia , Kepala Badan karantina Kementerian Pertanian Republik Indonesia,Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian Republik Indonesia ,Staf khusus Menteri Pertanian Republik Indonesia

Pada kegiatan ini juga dilanjutkan dengan Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan pertanian sebesar kurang 24 miliar untuk Kabupaten Soppeng yang terdiri dari bantuan benih padi, benih jagung dan palawija. Kemudian Kementan juga menyerahkan bantuan alat mekanisasi berupa mesin traktor serta bantuan KUR.

Turut hadir hadir diantaranya Ketua DPRD Soppeng, Para Anggota Forkopimda, Sekertaris Daerah Kabupaten Soppeng, Kadis Pertanian Propinsi Sulsel, para Kepala SKPD Se Kabupaten Soppeng, Para Camat Se Kabupaten Soppeng, Para Kepala Desa/Kelurahan se Kabupaten Soppeng, Para Koordinator BPP dan PPL se Kabupaten Soppeng, Para Petugas POPT se Kabupaten Soppeng, Para Distributor Pupuk subsidi se Kabupaten Soppeng, Ketua KTNA Kabupaten dan KTNA Kecamatan se Kabupaten Soppeng.