Asisten II Perekonomian, Pembangunan dan Kesra Drs H A Akbar Nur Thahir memimpin rapat lanjutan untuk membahas percepatan pengembangan ulat sutera di Kabupaten Soppeng di ruang rapat pimpinan kantor Bupati Lt.2 Jl. Salotungo Kel. Lalabatarilau Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Senin 11 Juni 2017.
Akbar saat memimpin rapat mengharapkan kepada seluruh peserta untuk bersama-sama membuat proposal yang akan disampaikan kepada pusat sesuai dengan harapan Wakil Bupati Soppeng saat Pertemuan pertama di ruang rapat kantor kecamatan Donri-donri Kab.soppeng pada hari sabtu tanggal 4 Nopember 2017.
“ Proposal yang dibuat ini nantinya akan dihadapkan pada Wakil Bupati Soppeng dan selanjutnya akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat di Jakarta” jelas Akbar.
Akbar menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten soppeng akan memberikan bibit dan pupuk secara percuma bahkan pemerintah menyediakan alat pertanian untuk membantu petani yang akan menggarap tanah/ lahan yang akan digunakan untuk menanam Murbei (makanan ulat).
Selain itu akbar menyatakan bahwa Benang sutra (row silk) atau produk turunannya seharusnya menjadi ikon Kabupaten Soppeng yang sejak tahun 60-an sudah banyak dikenal pada tingkat nasional bahkan manca negara. Sekalipun produksi benang sutera Kabupaten Soppeng mengalami penurunan drastis pada tiga dekade trakhir, namun potensi dan semangat masyarat dan Pemerintah Daerah masih tetap membara dan merindukan kejayaan Kabupaten Soppeng kembali menjadi centra produk sutera Nasional.

Turut hadir dalam kegiatan ini utusan Para kepala SKPD terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan perdagangan, Dinas Pariwisata dan CV.Massalangka .