“Tembak saja pelaku dan pengedar Narkoba”. Hal ini disampaikan Bupati Soppeng saat membuka upacara pembukaan pelatihan dasar calon PNS GOLONGAN II dan III angkatan 1, 2,3,4 dan 5 tahun 2019 pemerintah Kabupaten Soppeng bekerja sama pusat pelatihan dan pengembangan dan Kajian manajemen pemerintahan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia di ruang Pola Kantor Bupati Soppeng jalan Salotungo Watansoppeng, 25 September 2019.

Bupati Soppeng mengungkapkan bahwa sebagai generasi bangsa, sebagai tumpuan masyarakat adalah tugas kita adalah sebagai pelayan masyarakat dan siap melayani dengan sepenuh hati. Kelak kalau sudah jadi PNS maka Jadilah contoh teladan bagi masyarakat dan jauhkan diri dari perbuatan perbuatan yang melanggar hukum. Hal paling saya tidak suka adalah peredaran Narkoba, hampir tahanan yang ada di Lapas Soppeng berisi pelaku Narkoba. Saya sudah tegaskan bahwa untuk menghindari peredaran Narkoba maka harus ditindak tegas bahkan kalau perlu tembak saja. Kalau hukumnya keras maka peredaran narkoba juga akan berkurang drastis karena berat hukumannya.

“ke depan jadilah pelaku sejarah yang baik karena setiap hari keluarga kita mendoakan keselamatan kita dan berharap memberikan kebaikan pada orang lain” harapnya. Semoga peserta yang ikut pelatihan ini bisa menjadi PNS/ASN yang berprilaku disiplin dan taat pada hukum.

Kepala BKPSDN dalam laporannya mengungkapkan bahwa salah satu tujuan pelatihan dasar CPNS yang dilakukan ini adalah diharapkan calon pegawai negeri sipil memiliki kompetensi yang sesuai dengan persyaratan pengangkatan untuk menjadi pegawai negeri sipil sesuai dengan peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia.

Jumlah peserta 204 orang sebanyak 5 angkatan terdiri dari golongan 2 dan golongan 3 lingkup pemerintah Kabupaten Soppeng.