Di Malam Pergantian Tahun, Bupati Beserta Masyarakat Kab.Soppeng Melakukan Kegiatan Tauziah dan Dzikir Bersama

121

Bupati soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE menghadiri acara Doa, Tauziah dan Dzikir bersama di mesjid raya Darussalam Jalan pengayoman Watansoppeng senin, 31 Desember 2018.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Nurwahid hidayat.

Bupati soppeng dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan mengapresiasi kegiatan akhir tahun yang diisi dengan zikir dan doa bersama sebagai rasa sukur yang mendalam karena nikmat-Nya.”kegiatan untuk menyongsong tahun 2019 masih penuh kekurangan maka kami.

Memohon maaf yang sebesar besarnya karena kegiatan ini adalah berusaha mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama berzikir dan berdoa bersama”ungkapnya

“Semua desa dan kelurahan melakukan hal yang sama sehingga menjadi sesuatu yang baik, Kebaikan yang kita laksanakan dapat memberikan hasil yang baik pula”jelasnya.

“Saya bersyukur karena pergantian tahun diisi dengan hal yang positif dan penuh hikmat Banyak hal yang bisa petik dan intropeksi diri kita”tuturnya.

“Baru baru ini banyak musibah yang terjadi di negara kita, lanjutnya, hal ini tidak bisa dihindari seperti banjir dan Saya merasa was was yang akan ditimbulkan dari banjir ini, tapi alhamdulillah tidak ada kerusakan parah atau korban jiwa”tambahnya.

“Dari 1000 hektar yang terkena banjir hanya 4 hektar bermasalah yang lain bisa terselematkan”jelasnya.

Kaswadi mengatakan keberhasilan selama ini karena Kebersamaan kita dan kewaspadaan sehingga tidak banyak masalah yang timbul” lanjutnya.

Kami sudah hampir tiga tahun menjalankan kewajiban di daerah ini maka patut kami sampaikan bahwa apa yang kami lakukan belum memenuhi keinginan masyarakat dan Kami yakin masih banyak yang belum puas, untuk itu kami mohon waktu dari sisa yang kami belum laksanakan dapat kami menutupi kekurangan kekurangan kami.

“Itu adalah kerja maksimal kami, walaupun ada kekurangan, kami akan sampaikan pada masyarakat” tambahnya.

“Alhamdulillah Pertumbuhan perekonomian 5,1 % yang telah dicapai dan perkembangan pembangunan dari RPJMD kami sudah sudah terlaksana seperti pembangunan jalan yang Sudah mencapai 400 km dari 500 km dalam jangka 5 tahun”paparnya

Bahkan Kami bisa melayani seluruh masyarakat tanpa kartu BPJS, tambahnya, dengan program UHC, masyarakat yang tidak mempunyai kartu bpjs maka akan terlayani kalau ke RSUD atau puskesmas karena pemerintah sudah membayar 8 milyar untuk kegiatan pelayanan ini.

“Tolong dilaporkan kalau ada masalah dalam pelayanan kesehatan ini” imbaunya

Kaswadi juga menyampaikan bahwa tahun 2019 pos damkar di ganra akan diselesaikan.

“Mudah mudahan rsud kita bisa menjadi tipe b karena telah dilengkapi Alat CT Scan dan alat cuci darah untuk mengantisipasi dan meringankan beban masyarakat yang akan membutuhkan alat ini.

Bupati Soppeng juga mengungkapkan bahwa sesuai dengan data dari Bps pusat angka kemiskinan di soppeng sudah turun dari 18 ribu jiwa menjadi 16 ribu jiwa dan akan diusahakan menjadi 12 ribu dimasa yang akan datang.

“Isu yang mengatakan perekonomian soppeng anjlok adalah tidak benar dan tidak bisa dibuktikan dengan fakta dan data yang akurat” tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Para anggota Forkopimda, Sekda, para asisten dan staf ahli Setda, para kepala Skpd, para Kepala Bagian setda, ketua TP-PKK kabupaten Soppeng, Para Camat se-Kabupaten Soppeng, PNS Lingkup Pemkab Soppeng, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, para majelis taklim dan masyarakat umum.