Malam Ramah Tamah dan Pisah Sambut Ketua Pengadilan Agama Watansoppeng

113

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE menghadiri Ramah tamah dan Pisah sambut ketua Pengadilan Agama watansoppeng dari Dra.Hj.Sitti Nurdaliah, M.H ke Drs.Zainal Farid, S.H, M.HES. di halaman mesjid raya Darussalam Watansoppeng, Rabu 16 Januari 2019 pukul 20.00 Wita.

Nurdaliah dalam sambutannya dan sekaligus berpamitan menyampaikan perasaan berbangga dan berbahagia karena acara ini begitu mewah bagi kami yang belum pernah kami dapatkan dari tempat tugas Sebelumnya.

“kami dilepas dari pemerintah daerah, begitu juga saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati beserta seluruh jajarannya dan pada panitia ucapkan terima kasih”ucapnya.

“kami bertugas dari menjadi wakil ketua di daerah ini pada tanggal 17 Maret 2016 kemudian diangkat diberikan amanah untuk menjadi ketua pengadilan agama Kota Soppeng pada tanggal 30 Agustus 2017 hingga kemarin tanggal 11 januari 2019 kami dilantik menjadi wakil ketua pengadilan agama kelas 1 kolaka” ungkapnya.

Nurdaliah menyampaikan bahwa selama hampir 3 tahun atau 2 tahun 10 bulan tetapi kami merasakan waktu yang sangat singkat Kenapa karena Kami merasa nikmat dan nyaman bertugas di pengadilan agama watansoppeng, kenapa?, karena Indahnya kebersamaan dan kerjasama selama ini terjalin dengan baik. “seandainya Kalau kami bisa ditanya Sebenarnya saya tidak mau tidak mau pergi dari watansoppeng karena keindahan kebersamaan itu keakraban itu tetap terjalin dan hal ini pun kami tidak merasakan di tempat tugas sebelumnya” tuturnya.

bahwa kami di pengadilan agama Kota Soppeng, lanjutnya, selaku pimpinan Pengadilan Agama Soppeng belum melakukan banyak hal, tapi yang pasti bahwa selama kepemimpinan kami di watansoppeng telah melakukan kerjasama seperti dalam bentuk sidang “isbat nikah terpadu” dengan pemerintah daerah.

“mudah-mudahan nanti tetap melanjutkan program pemerintah daerah tersebut”harapnya.

“kemudian kami sampaikan bahwa pengadilan agama selalu mendukung program pemerintah daerah dalam hal ini kabupaten Soppeng adalah kota layak anak” tambahnya.nurdaliah menjelaskan bahwa perkara isbat nikah yang dikategorikan banyak ini, tetapi kami mempunyai kebijakan untuk meminimalisir perkawinan dibawah umur Karena memang risikonya sangat tinggi.

“kami tidak meloloskan permohonan nikah dini selama belum terjadi ” kecelakaan”, kita perlu dilakukan pencegahan karena kalau tidak dilakukan Demikian maka berbondong-bondong mengajukan perkara dispensasi nikah di pengadilan sedangkan program pemerintah daerah kabupaten Soppeng harus kota layak anak dalam hal ini salah satunya adalah perkawinan dibawah umur harus diminimalisir” jelasnya.

“selama keberadaan kami di soppeng, kami banyak berguru dan berpengalaman terhadap kepemimpinan Bapak Bupati bahwa beliau dalam kepemimpinannya betul-betul melayani terbukti dari beberapa program beliau sudah berjalan lancar dan sukses dan yang terpenting pula bahwa yang dipetik bahwa beliau sangat kuat prinsip yang sangat kuat bilamana sesuatu kita memerlukan sesuatu jangan ragu-ragu persoalan belakangan seorang” tambahnya.

” pemimpin harus punya sikap demikian artinya keraguan keraguan itu tidak boleh sebenarnya sehingga kami belajar dari beliau tentang prinsip itu dan insya Allah mudah-mudahan kami bisa mencontoh kepemimpinan beliau” harapnya

” saya menyampaikan permohonan maaf bilamana selama keberadaan kami di Kota Soppeng ini ada tutur kata kami perilaku kami yang tidak berkenan di hati saya sebagai manusia biasa tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan untuk melalui kesempatan ini saya mohon maaf beribu maaf mudah-mudahan dapat dimaafkan dan begitu pula sebaliknya bapak-bapak ibu-ibu meminta maaf pada kami saya sudah Maafkan semuanya Insya Allah Insya Allah mudah-mudahan Allah memaafkan kita” tambahnya

” saya ucapkan terima kasih banyak atas kerja sama selama ini kepada Bapak Bupati kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama beserta seluruh jajarannya dalam hal ini Kepala Kantor Urusan Agama dari forkopimda” tutupnya.

Pejabat baru zainal dalam perkenalannya menjelaskan bahwa beliau asli jawa timur kabupaten nganjuk dan saya berharap bisa bekerjasama dengan baik dengan anggota forkopimda lainnya untuk mendukung program pemerintah kabupaten soppeng yang melayani dan lebih baik.

“Semoga tercipta silaturahim dengan pemerintah dan masyarkat kabupaten soppeng” harapnya.

Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan terima kasih pada mantan pengadilan agama soppeng nurdahliah atas kerjasamanya selama bertugas di Watansoppeng.

“Kami juga memohon maaf yang sebesar besarnya kepada ibu nurdaliah kalau ada kesalahan yang kami lakukan secara tidak sengaja”tuturnya.

“Kami bersama ibu bersama jajarannya telah bersama membangun kabupaten Soppeng dan telah berbuat baik pada daerah kami” jelasnya.

Dan kepada pejabat baru, lanjutnya, kami berharap terjalin kerjasama yang lebih baik lagi dalam membangun daerah ini.

“Terkait pernikahan dini, merupakan budaya yang harus diperhatikan pula yang bisa seiring dengan predikat soppeng sebagai kota layak anak”ungkapnya.

“Kami siap menerima masukan atau saran demi majunya kabupaten Soppeng” tambahnya

“Kepada para kepala instansi yang telah berpartisipasi dalam pembangunan didaerah ini, kami mengucapkan terima kasih”tukasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini ketua Dprd dan para pimpinan Dprd Kab.Soppeng, para anggota forkopimda, Sekda, para kepala Skpd/Opd, para kepala bagian Setda, para pimpinan instansi vertikal, para pimpinan Bumn/Bumd dan undangan lainnya