Berita SKPDBerita TerkiniInformasiLayanan PublikPublikasi Kinerja

Bupati Soppeng Pimpin Rakor Monitoring Pengendalian Pembangunan Daerah TA 2021

Bappelitbangda Kabupaten Soppeng menggelar Kegiatan Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Tahun Anggaran 2021. Bertempat di Ruang Rapat Gabungan SKPD, Jumat 19/11/2021,

Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Tahun Anggaran 2021 di buka oleh Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak SE.

Kepala Bappelitbangda Kabupaten Soppeng Andi Agus Nongki, S.IP, M.Si dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan Program/Kegiatan Pembangunan Kabupaten Soppeng Sampai dengan Triwulan IV perBulan November Tahun 2021 termasuk masalah dan solusi penyelesaiannya serta sejauhmana output dari setiap kegiatan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk peningkatan kesejahteraannya.

Selain itu Pengendalian dan Evaluasi merupakan satu kesatuan dari sistem perencanaan pembangunan daerah untuk menjamin konsistensi pelaksanaan dan menilai capaian kinerja rencana pembangunan daerah serta melakukan pengendalian terhadap pelaksanaan pembangunan daerah agar pencapaian kinerja mampu mewujudkan visi misi Pemerintah Daerah.

Kepala BPKPD Kabupaten Soppeng Drs.H.Dipa,M.Si pada kesempatan tersebut menyampaikan Pada kesempatan kali ini izinkanlah kami yang telah diamanatkan selaku Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) untuk melaporkan Data Realisasi Keuangan Daerah Kabupaten Soppeng Tahun 2021 Per 15 November 2021 serta Isu Penyerapan Anggaran TA 2021 yang mana sebagai berikut:

  1. Realisasi pendapatan Kabupaten Soppeng per tanggal 15 November 2021 sebesar 81.62%.

Pendapatan Asli Daerah mencapai realisasi sebesar Rp.133.499.012.086 (Seratus Tiga
Puluh Tiga Milyar Empat Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta Dua Belas Ribu Delapan
Puluh Enam Rupiah) atau telah mencapai target sebesar 82,48%.

Pendapatan Terbesar dari sektor Pajak Reklame sebesar 121%, Pajak Sarang Burung wallet
sebesar 105,33%, Pajak Penerangan Jalan sebesar 98,29%, Pajak Bumi dan Bangunan
sebesar 96.64%, Retribusi Jasa Umum sebesar 102,05% yang didukung oleh retribusi
Pelayanan Kesehatan, Retribusi Persampahan dan Retribusi Pengawasan dan
Pengendalian Menara Telekomunikasi yang masing-masing telah melampaui target yang
ditetapkan.

  1. Total Belanja Daerah Per 15 November 2021, dengan Jumlah Anggaran Sebesar
    Rp.1.307.375.584.577 (Satu Trilyun Tiga Ratus Tujuh Milyar Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima
    Juta Lima Ratus Delapan Puluh Empat Ribu Lima Ratus Tujuh Puluh Tujuh Rupiah) telah
    terealisasi sebesar 60,27%, dengan Rincian sebagai berikut :

– Belanja Operasi terealisasi sebesar Rp. 623.056.767.088 atau 69,78%

– Belanja Modal terealisasi sebesar Rp.94.948.276.103 atau 31,98%

– Belanja Tidak Terduga BELUM ADA REALISASI atau 0%

– Belanja Transfer terealisasi sebesar RP.70.003.641.941 atau 60.62% .

  1. Realisasi Belanja Daerah per 15 November 2021 menurut Sumber Dana, sebagai berikut:

a. Dana Alokasi Umum (DAU) telah terealisasi sebesar Rp. 531,454,530,000,- atau
82,23%.

b. Dana Alokasi Khusus (DAK) telah terealisasi sebesar Rp. 77.955.184.464,- atau 45,01%

c. Dana Alokasi Khusus (DAK Non Fisik) terealisasi sebesar Rp.87.837.259.878 atau
69,35%.

d. Dana Insentif Daerah (DID) telah terealisasi sebesar Rp. 11.289.907.473,- atau 29,32%.

e. Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) telah terealisasi sebesar Rp.182.668.600,- atau
5,73%.

f. Pajak Rokok telah terealisasi sebesar Rp.10.435.771.944 atau 79,34%

g. Integrated Participatory Development and Management of Irrigation
Program (IPDMIP) telah terealisasi sebesar Rp.703.897.295,- atau 17,75%.

h. DBH-SDA telah terealisasi sebesar Rp.3.705.015.689,- atau 73,73%

i. Bagi Hasil Pajak Retribusi telah terealisasi sebesar Rp.6.458.320.456,- atau 51,75%.

Adapun beberapa hal yang menjadi kendala terhadap tingkat Penyerapan Anggaran
Belanja yang masih dalam kategori ‘Rendah’ disebabkan antara lain :

  1. Beberapa Kegiatan usulan alokasi dana PEN Tahun 2021 yang dilaksanakan dengan
    multiyear sebesar Rp.141.415.267.000,- pada kegiatan sebagai berikut:

– Peningkatan Jalan Ruas Cirowali-PangempangE.

– Peningkatan Jalan Ruas Tikkao-Lappaloang-Waesuru.

– Peningkatan Jalan Ruas CikkeE-Lempongbakke

– Peningkatan Jalan Kayangan-Bila TungkeE.

– Pembangunan insfrastruktur Air Minum.

– Rehabilitasi Pasar Sentral Watansoppeng

Untuk dana PEN belum terdapat Realiasasi fisik dan Keuangan.

  1. Belum disalurkannya bagi hasil pajak dan Retribusi kepada Pemerintah Desa karena
    adanya ketidaksesuaian jumlah anggaran Bagi Hasil Per Desa pada APBD, sehingga
    perlu dilakukan penyesuaian pada APBD Perubahan.
  2. Silpa dan pengalokasian anggran berdasarkan alokasi defisit 2020 dan baru akan dilaksanakan pada Perubahan APBD 2021.
  3. Ada beberapa SKPD yang sulit mengejar prosentase belanja karena dipengaruhi oleh
    dana PEN.

Adapun beberapa Langkah strategik yang kami lakukan dalam mendukung Percepatan Penyerapan Anggaran antara lain sebagai berikut :

  1. Mempercepat realisasi pembayaran insentif tenaga Kesehatan.
  2. Memprioritaskan pencairan anggaran terhadap kegiatan-kegiatan yang berdampak pada masyarakat secara luas.
  3. Melakukan pengadaan barang dan jasa secara transparan, akuntabel, dan optimalkan pemanfaatan pelelangan secara elektronik.
  4. Mengoptimalkan metode daring atau virtual untuk kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan banyak orang dan memerlukan tatap muka.
  5. Mengoptimalkan sisa anggaran kontraktual untuk dialokasikan pada kegiatan-kegiatan
    prioritas.
  6. Melakukan pemantauan progres penyelesaian kegiatan.

Dengan melihat kondisi aktual kinerja ekonomi daerah dan Nasional serta memperhatikan
Realisasi Keuangan Kabupaten Soppeng per 15 November 2021, terutama dari sisi pendapatan
maka diharapkan adanya Penyerapan Belanja Daerah sebesar diatas 90% pada Akhir Desember
2021. Semoga melalui koordinasi yang intens, dan jalinan kemitraan antar Satuan Kerja Perangkat
Daerah dapat mendukung Percepatan Penyerapan Anggaran yang berdampak maksimal demi kemaslahatan Masyarakat pada khususnya dan tercapainya target Pembangunan Daerah pada Umumnya.

Demikian laporan Data Realisasi Keuangan Daerah Kabupaten Soppeng Tahun 2021 yang dapat kami laporkan Kehadapan Bapak Bupati dan mohon petunjuk untuk Pelaksanaannya.

Bupati H.A.Kaswadi Razak, saat membuka acara menyampaikan Rapat koordinasi dan monitoring hari ini adalah merupakan satu kegiatan rutin dari tahun ke tahun kita lakukan, namun tahun ini tentu sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa regulasi, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bersama yaitu ada sistem-sistem yang harus kita dalami dan dipahami agar tidak membuat kita gagal dalam menyelesaikan program-program yang kita rencanakan dimasa-masa yang akan datang.

Saya harapkan kerjasamanya, karena saat ini sistem sudah banyak yang berubah, perencanaan kita sudah sistematis, jadi saya harapkan kepada yang terlibat di dalam kegiatan betul-betul bisa memahaminya. Kepada yang telah mendapatkan predikat kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi semuanya karena ini adalah penilaian berdasarkan kinerja bagi kita semua.

Dalam kegiatan tersebut Bupati Soppeng H.A.Kaswdi Razak,SE menyerahkan piala dan piagam penghargaan Inovasi Pelayanan Publik, kepada pimpinan SKPD yang masuk sebagai Top Five pada kompetisi inovasi pelayanan publik lingkup pemerintah Kab.Soppeng Tahun 2021 yaitu:

1. Dinas Pendidikan dengan inovasi Mobile Class Mario (Kelas Menyenangkan, Aktif, Reflektif, Inovatif dan Objektif Dimana Sja dan Kapan Saja)
2. Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan Kabupaten Soppeng dengan inovasi PABBETA (Pengembangan Ayam Buras Berbasis Rumah Tangga)
3. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Soppeng dengan Inovasi LEGENDA DUKCAPIL (Layanan Pengambilan GOlongan Darah Sebagai Elemen Data Kependudukan)
4. Dinas Kesehatan Kab.Soppeng dengan Inovasi GANRA BERSEPEDA ( Gerakan Pemberdayaan Sekolah Peduli Demam Berdarah)
5. Kecamatan Lilirilau dengan Inovasi Layanan MAPPASITA (Layanan Masyarakat Percepatan Pelayanan Administrasi Data Kependudukan).

Acara turut di hadiri Oleh Wakil Bupati Soppeng, Ketua DPRD Soppeng, Sekda Soppeng, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, pimpinan SKPD, Camat, Kabag Setda, Lurah dan Desa serta para pejabat yang menangani Perencanaan.

Back to top button
E-GOVERMENT

PEMERINTAH
KABUPATEN SOPPENG

logo soppeng

KABUPATEN SOPPENG

layanan pengaduan

profil kabupaten soppeng

Kabupaten Soppeng merupakan salah satu kabupaten dari 24 Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan yang beribukota di Watansoppeng.Berada pada 4°6’00’’ hingga 4°32’00’’ Lintang Selatan  dan  119°47’18”  hingga  120°06’13”Bujur Timur. Wilayah Soppeng memiliki luas sekitar 1.500 km2 dengan ketinggian antara 5 hingga 1500 meter dari permukaan laut. Kabupaten Soppeng tidak memiliki daerah pesisir, sekitar 77% dari total desa/kelurahan diSoppeng bertopografi dataran

VISI KABUPATEN

" Pemerintahan yang Melayani dan Lebih Baik "
logo soppeng

KABUPATEN SOPPENG

telepon penting