Bupati Soppeng selaku Inspektur Upacara pada upacara pembukaan kegiatan bela negara angkatan ke II tahun 2018 tingkat kabupaten Soppeng di Lapangan Makodim 1423 Soppeng, Sabtu 27 Oktober 2018

Dalam Laporan ketua panitia, Kepala badan Kesbangpol, Arafah mengatakan dasar pelaksanaan UUD 1945 pasal 27 ayat 3 yang berbunyi setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara, dan pasal 30 ayat 1 yang berbunyi tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

Kegiatan bela negara dilaksanakan sabtu dan minggu tanggal 27/28 oktober 2018 bertempat di Data’e, Desa Bulue, kecamatan marioriawa.

tujuan kegiatan bela negara,
Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara, Menjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945 serta Menjaga identitas dan integritas bangsa/ negara.

peserta kegiatan peningkatan wawasan kebangsaan sebanyak 40 orang terdiri dari
pejabat eselon III/a dan III/b ( sekertaris) SKPD lingkup pemkab Soppeng dan sekertaris kecamatan se Kab.Soppeng.

Sambutan Bupati Soppeng, HA Kaswadi Razak. Bela Negara adalah kekuatan. Kekuatan yang memberikan daya, tenaga dan energi bagi seluruh bangsa Indonesia.

Kekuatan itu akan terus tumbuh dan berkembang bilamana dipupuk dengan semangat kebangsaan, kecintaan, persatuan dan tidak membeda- bedakan suku bangsa, perbedaan pandangan politik dan termasuk perbedaan agama dan kedaerahan.

Negara dan bangsa ini dibangun dengan berbagai macam keragaman dan Bhineka Tunggal Ika. Kekuatan itulah yang mengokohkan kebangsaan Indonesia hingga kini. Bela Negara telah kokoh dari berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nilai-nilai luhur tersebut haruslah terus tertanam dalam jiwa dan diri individu dan masyarakat Indonesia.

Turut hadir Sekda Soppeng, Ketua DPRD Soppeng, anggota forkopimda, para alumni bela negara, dan para peserta upacara.