Bupati Soppeng : Setiap Kepsek Harus Terampil Memimpin Sekolahnya

18

Bupati soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE menghadiri pembukaan pendidikan dan pelatihan calon kepala sekolah pemerintah Kabupaten Soppeng kerjasama lembaga penjaminan mutu pendidikan (LPMD) sulsel dan lembaga pengembangan dan pemberdayaan kepala sekolah (LPPKS) jawa tengah, di hotel grand Saota jalan tuju wali wali watansoppeng, 31 Oktober 2019.

Kabid pengembangan aparatur BKPSDM Soppeng Hj.A.Maria Razak, SE dalam laporannya menyampaikan bahwa Dasar pelaksanaan kegiatan adalah UU no. 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara dan UU nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dengan Tujuan dan sasaran kegiatan ini adalah Untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme calon kepala sekolah sebagai top manajemen di sekolahnya masing masing agar memahami dan mampu mengimplementasikan kebijakan pendidikan nasional, Mampu merencanakan dan mengimplementasikan program strategik sekolah, mampu melakukan pengembangan kurikulum dan pembelajaran, Mampu melakukan supervisi dengan baik dalam rangka peningkatan kinerja sekolah.

Adapun Sasaran kegiatan ini adalah Terwujudnya PNS yang memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugas, Wewenang, dan tanggungjawab sebagai kepala sekolah dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan dibidang kependidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.

Peserta Diklat Sebanyak 45 orang yang terdiri 4 orang kepala sekolah definitif, 37 orang PLT Kepala Sekolah, 4 orang guru lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Soppeng.

Bupati Soppeng dalam sambutannya para kepala sekolah dibutuhkan mempunyai kemampuan dan keterampilan dalam Memimpin sekolahnya. saya sering mengunjungi sekolah sekolah untuk mendapatkan bahan evaluasi dan penilaian terhadap sekolah tersebut. apa yang saya lakukan selama ini adalah selalu penuh keikhlasan sehingga tidak ada beban saat bekerja. Segala Sesuatu yang saya kerjakan bagi saya adalah mengasyikkan biar dingin atau panas tidak ada masalah.

Terkait dengan banyak pelanggaran oleh ASN, maka saya harap pak Sekda untuk segera memberikan sanksi sesuai dengan aturan yang ada, Saya juga memerintahkan Sekda untuk mencari orang yang memfitnah kepala dinas pendidikan dan kebudayaan sebagai pimpinan yang “MangoA”.

Jangan biarkan hal ini terjadi berlarut larut karena setiap ASN punya aturan dan etika, kalau ada kesalahan harus dihukum sesuai dengan undang undang atau aturan yang berlaku. Setiap pelanggaran yang dilakukan oleh ASN ada aturannya. oleh sebab itu jangan sembarangan berbicara di medsos apalagi kalau tidak bisa membuktikan kesalahan tersebut sesuai dengan aturan yang ada. Kalau ada orang yang membayar untuk menjadi kepala sekolah maka saya akan pecat. Saya harapkan bekerja dengan ihlas supaya mendapatkan ridho dari Allah SWT.

“Ikutilah kegiatan ini dengan serius supaya mendapatkan keahlian dan keterampilan yang berguna bagi bangsa dan negara”.

Turut hadir, Sekda, Kepala LPMD Sulsel, Kepala LPPKS jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Soppeng, dan para peserta.