Bupati Soppeng : Tata Kota Disoppeng Tidak Teratur

49

Bupati Soppeng H. A. Kaswadi Razak, SE menghadiri konsultasi TKPRD Kabupaten Soppeng di ruang rapat pimpinan kantor Bupati Soppeng, Rabu 15 Mei 2019.

Konsultan Tenaga Ahli Propinsi Untuk Perencanaan Wilayah Kota Ir.Muh. Akhdar, M.SP saat memberikn penjelasan singkat mengatakan bahwa Tujuan Penataan Ruang adalah Untuk mengoptimalkan fungsi dan peran kawasan perkotaan Watansoppeng sebagai pusat pemerintahan, pariwisata, perdagangan dan jasa berskala kabupaten secara berkelanjutan dan berkearifan lokal.

Di tempat yang sama Bupati Soppeng menyampaikan keyakinannya bahwa ini adalah saatnya kita menentukan strategi pembangunan Soppeng kedepan, sekarang ini kita melihat pembangunan di perkotaan tidak tertata dengan baik seperti contoh Minimarket sudah berhadapan dan berada di jalan satu poros yang sangat mengganggu kenyamanan berlalu lintas.

sekarang permasalahan harus dicarikan solusi cerdas karena ini akan menjadi cikal bakal perbaikan penataan ruang kota watansoppeng kalau tidak maka kondisinya akan semakin parah.

selain itu Kaswadi menpertanyakan kegiatan tambang yang ada di kaki gunung yang bisa menjadi sumber bencana karena tambang ini sedikit demi sedikit mengikis penahan tanah yang ada diatasnya.

“ resiko lonsor bisa terjadi karena penahan tanah sudah berkurang, sebelum terjadi bencana segera dihentikan” imbaunya.

seandainya kami punya kewenangan maka sudah tentu dihentikan karena merusak ekosistem dan bisa menjadi awal malapetaka, tapi ini adalah kewenangan propinsi yang mengeluarkan izin.

terkait dengan pemasangan tiang listrik/Telpon, Bupati menyayangkan tidak adanya koordinasi PLN dan Telkom saat memasang tiang sehingga merusak tatanan Kota.

Turut hadir dalam pertemuan ini Perwakilan PU Propinsi Sulsel, Kadis PU Soppeng bersama Jajarannya, Para Kepala SKPD, Camat Lalabata.