Dana BOS Afirmasi dan Kinerja Se-Sulsel Tersalur Rp.159,66 M

Secara agregat Dana Bantuan Operasional Sekolah (Dana BOS) Afirmasi dan Kinerja yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik APBN pada tanggal 26 Agustus 2020 telah tersalurkan di Kabupaten/Kota Se-Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp.159,66 miliar.
Hal tersebut berdasarkan data yang diterima dari Kepala KPPN Makassar II, Adi Setiawan yang menyalurkan Dana BOS untuk sekolah-sekolah di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan.
Secara lebih detil, realisasi Dana BOS Afirmasi telah tersalurkan sebesar Rp.103,92 miliar untuk 1.732 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 167.601. Sementara itu, Dana BOS Kinerja telah tersalurkan sebesar Rp.55,74 miliar untuk 929 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 121.770.
Adapun realisasi Dana BOS Afirmasi dan Kinerja untuk Kabupaten Bone sebesar Rp.19,92 miliar, Kabupaten Soppeng sebesar Rp.3,78 miliar dan Kabupaten Wajo sebesar Rp.11,16 miliar.
Seperti kita ketahui bersama, bahwa Dana BOS Afirmasi bertujuan membantu kegiatan operasional sekolah dan mendukung kegiatan pembelajaran yang belum tercukupi oleh Dana BOS Reguler di daerah khusus. Sedangkan, Dana BOS Kinerja bertujuan sama, hanya saja lebih dikhususkan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja baik dalam menyelenggarakan layanan pendidikan.
Adapun alokasi dana untuk Sekolah yang ditetapkan sebagai penerima Dana BOS Afirmasi dan Dana BOS Kinerja masing-masing sebesar Rp60.000.000 (enam puluh juta rupiah) setiap sekolah.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman menambahkan, bahwa dengan penyaluran Dana BOS langsung ke sekolah-sekolah mulai tahun 2020 tersebut dapat mempercepat proses penyaluran.
Diharapkan pula, Dana BOS dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya guna mendukung proses belajar mengajar.
Sekolah juga harus mempublikasikan penerimaan dan penggunaan Dana BOS di papan informasi sekolah atau tempat lain yang mudah diakses masyarakat, sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.