Diseminasi Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Idonesia (LIPI) Dengan Tema Pengenalan Konservasi Dan Pengembangan Potensi Daerah, Selasa 08 Agustus 2017 Di Ponpes Shiratal Mustaqim Lompulle Kecamatan Ganra Kabupaten Soppeng.
Pimpinan Pusat Penelitian Bio Teknologi LIPI Dr.Ir. Bambang sunarko menyampaikan terima kasih kepada tuan rumah yang telah menerima dan memfasilitasi kami menyelenggarakan kegiatan ini.


Bambang mengatakan bahwa tugas LIPI adalah mngembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui kegiatan penelitian, lipi merupakan lembaga peneletian terbesar dan tertua di Indonesia yaitu berusia 50 tahun.
“Ada 1,500 peneliti yang tergabung dalam LIPI yang meneliti berbagai ilmu pengetahuan dan 9 orang diantaranya hadir di sini untuk meneliti potensi daerah yang ada di sini, mudah mudahan ini awal suatu kerja sama kita shingga kita bisa memanfaatkan teknologi yang ada di LIPI untuk mngmbangkan potensi daerah ini” Ungkap Bambang


Bambang menjelaskan bahwa selain tugas utamanya di atas, LIPI juga membimbing anak-anak sma melalaui kegiatan lomba ilmiah remaja, LIPI juga melakukan pembinaan terhadap PNS di kabupaten dan memberi bimbingan terkait fungsional peneliti, begitu juga pada mahasiswa yang melakukan skripsi tesis dan disertasi.
“tidak hanya sekedar membina masyarakat tapi juga bertanggung jawab menyebarluasakn hasil penelitian yang didapatkan oleh Lipi kepada masyarakat, Lipi juga merupakan lembaga yang terbatas dalam hal anggaran maka dari itu kerja sama kepada masyarakat dan Pemda perlu dirintis untuk memecahkan masalah yang ada di sini” Jelas Bambang


Anggota DPR RI Dr. H.A.Jamaro dulung, M.Si menyampakan puji syukur kehadirat Allah.SWT karena kesempatan dan peluang Lipi hadir disini melaksanakan desiminasi bioteknologi yang nanti dapat dirasakan manfaatnya oleh msayarakat.
“kita bukan sekedar mensosialisasikan antara Lipi dan Pemda, harus ada penandatanganan kerja sama karrna Insya Allah Soppeng akan kita jadikan sebagai sentral produk teknologi yang akan dikembangkan di seluruh Indonesia, karena Soppeng merupakan daerah yang sangat potensial untuk dijadikan kebun raya sebagai destinasi wisata yang luar biasa” ujar Jamaro
Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH, MH yang membuka secara resmi desiminasi iptek Lipi mengatakan bahwa daerah Latemmamala ini memiliki rentetan sejarah peradaban kuno yang dapat diteliti lebih lanjut oleh lipi, bukti adanya peradaban kuno yaitu berdirinya bangunan villa yuliana yang megah pada tahun 1905, ditemukannya fosil kura-kura raksasa yang berdiameter 2 meter dan fosil babi rusa yang wajahnya menyerupai manusia.
“selain dari sisi sejarah, dari sisi perekonomian soppeng juga merupakan daerah pertanian yang sekali panen mampu menghasilkan 300 ribu ton gabah, penghasil sutra meskipun sekarang hampir punah tapi akan kita lestarikan lagi, kakao, tembakau, dan getah pinus terbesar di sulsel sehingga tidak salah jika lipi datang meneliti di daerah ini” kata Supriansa.

Selain itu, lanjut Supriansa, kita akan menjadikan soppeng sebagai tempat centra pengembangan daging sapi dengan luas 300 HA lahan yang akan digunakan untuk peternakan sapi dan 200 HA untuk rumput gajah, Soppeng mempersembahkan banyak hasil bumi yang mampu diteliti dan mampu melahirkan inovasi-inovasi ditengah masyarakat.
Acara ditutup dengan peninjauan lokasi penanaman bibit rambutan
Turut hadir Camat ganra, Kepala desa lompulle, Tim Lipi, tokoh masyarakat

Released by widya
Edit by Fyan