Bupati Soppeng diwakili Asisten Administrasi Umum Drs. A. Fithratuddin, M. Si. Mewakili Bupati Soppeng membukaAcara Gemuruh Suara Pemuda Indonesia di Hall Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga di kantor gabungan Dinas Lt. 2 jalan salotungo Watansoppeng, 23 Oktober 2019.\nFitratuddin dalam sambutannya menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tinggi nya kepada Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai upaya menggugah Patriotisme Generasi Muda dan Cinta Tanah Air.” menurutnya Banyak faktor yang mempengaruhi penurunan jiwa patriotisme pada kalangan generasi penerus bangsa Indonesia saat ini, diantaranya pengaruh globalisasi dan informasi, serta kurangnya pendidikan fisik terutama di bidang kesejarahan”ungkapnya.Hal ini seakan menjadi ancaman serius, lanjutnya, bagi generasi muda dalam memaknai dan menggelorakan semangat kemerdekaan di dalam jiwa mereka.Namun fitratuddin mengatakaan bahwa Kurangnya patriotisme dan hilangnya spirit kemerdekaan di kalangan generasi penerus bangsa saat ini ternyata membawa dampak atau pengaruh yang cukup besar terhadap keutuhan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saat ini.Hadirin yang saya hormati.Oleh karena itu, tambahnya, sebagai warga negara Indonesia sudah selayaknya kita menghormati bangsa dan negara kita sendiri apapun adanya dan kondisinya. Orang-orang yang tidak menghormati serta membenci bangsa dan merusak fasilitas Negara tempat kelahirannya bisa disebut sebagai penghianat.“Bagi generasi muda saat ini khususnya pelajar untuk menumbuhkan jiwa patriotisme atau cita tanah air dengan cara menyayangi diri sendiri, melakukan hal-hal positif seperti mengikuti kegiatan ekstrakuikuler di sekolah seperti Pramuka dan PMR, rajin belajar dan sebagainya dan menjauhi hal hal negatif seperti tawuran antar pelajar dan menjauhi narkoba”harapnya.Selain itu fitratuddin mengajak para generasi muda untuk selalu bijak dalam menggunakan sosial media. Dimana kita ketahui bersama dampak negative dari sosial media dapat menimbulkan perpecahan dan permusuhan dari berita-berita yang dikeluarkan/ Posting di media sosial, apalagi yang bersifat SARA, hoaks dan sebagainya, Kita semua tidak mengharapkan kejadian-kejadian seperti yang terjadi di Papua, di Kendari, yang diakibatkan hanya karena gerak jari kita lebih cepat dari otak kita.“Sekali kali lagi, pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan kepada Generasi Muda untuk selalu menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menumbuhkan jiwa patriotisme, selain itu menggunakan sosial media sesuai dengan aturan dan etika”imbaunya.”Saya berharap semoga melalui acara ini akan menyatukan langkah dan komitmen kita bersama dalam membangkitkan semangat patriotisme para generasi muda serta dapat lebih meningkatkan rasa cinta terhadap Tanah Air dan Bangsadiantaranya dengan cara Mencintai dan menggunakan produk dalam negeri agar pengusaha lokal bisa maju sejajar dengan pengusaha asing”harapnya.Turut hadir Para Kepala SKPD terkait, Para Panitia pelaksana, para Pemuda Pemudi Harapan Bangsa dari utusan sekolah SLTA/sederajat 33 orang dari kecamatan 9 orang dan para pendamping.