Soppengkab – Pemerintah kabupaten soppeng melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, kembali mengumumkan perkembangan Covid-19 di kabupaten soppeng, Sabtu (20/6/2020).

Juru bicara, Suriasni, mengatakan sebelumnya kasus positif Covid-19 berjumlah 19, mendapat penambahan kasus 6 jadi total menjadi 25 kasus, dengan pembagian 19 orang sehat, 5 dirawat dan 1 orang meninggal.

“Penambahan kasus sembuh 1 orang merupakan dari hasil sinkronisasi data Provinsi yang pernah dirawat di Makassar dan baru terlapor Ke Soppeng sesuai dengan Domisili KTP Donri-donri,” ungkapnya.

Selanjutnya berdasarkan hasil deteksi tim Surfeylens di lapangan mendapat penambahan positif 5 orang yang mempunyai riwayat perjalanan dari Zona merah, kelima orang ini berasal dari Kecamatan Lalabata 4 orang, dan 1 orang dari Kecamatan Donri-donri.

“Sementara PDP sebelumnya berjumlah 25 Kasus, mendapat penambahan 11 kasus jadi total 36, ini juga merupakan sinkronisasi data provinsi yang baru terlapor kepada kami,” ucapnya.

Dari 11 orang ini diantaranya 10 orang sudah sehat yang berasal dari Kecamatan Marioriwawo 1 orang, Lilirilau 2 orang, Donri-donri 1 orang, Lalabata 4 orang, Marioriawa 1 orang dan Ganra 1 orang, adapun 1 orang yang sementara dirawat di ruangan isolasi RSUD La temmamala berasal dari Lalabata.

“Untuk ODP sebelumnya 65 kasus juga mendapat menambahan 4 kasus jadi total 69 kasus, ini juga merupakan sinkronisasi data provinsi,” tuturnya.

Penambahan 4 orang ini semuanya sudah selesai dalam pemantauan yang beridentitas KTP Soppeng yang berasal dari Kecamatan Lalabata 2 orang, Donri-donri 1 orang dan Liliriaja 1 orang.

“Olenya itu kami berharap warga untuk menahan diri untuk tidak keluar masuk di Soppeng, tetap waspada, jangan lengah, disiplin dan patuh melaksanakan protokol kesehatan, ingat selalu memakai masker khususnya pada saat berada diluar rumah,” pungkasnya.

Kondisi ini belum diketahui kapan berakhir sehingga kita dituntut untuk beradaptasi, hidup produktif dengan situasi new normal. “Pakai Masker Ki Na Topada Salama,” tutup Suriasni.