Ini Cara Ketua Pengadilan Agama Soppeng Mengatasi Pernikahan Anak Dibawa Umur

44

Ketua Pengadilan Agama Drs.Zainal Farid SH.M.Hes. bertindak selaku Inspektur upacara bendera yang dirangkaikan dengan PERINGATAN HARI KESADARAN NASIONAL TA.2019 di lapangan Upacara Kantor Bupati Soppeng Jl. Salotungo Kel.Lalabata Rilau Kec.Lalabata Kab. Soppeng Selasa, 17 September pukul 07.30.

Upacara hari kesadaran di iringi oleh Dram Band dari siswa(i) MAN 1 Soppeng dan sebelum Upacara dilaksanakan Penerimaan SK kenaikan pangkat periode 1 oktober 2019 secara simbolis di serahkan oleh Sekretaris Daerah Drs.H.A.Tenrisessu, M.Si kepada :

1. Hariadi SE.MM

2. Asriani Nur S.Kep,MM

3. Tinarni S,Pd

pelaksana upacara yakni Perwira upacara Kapten INF Nasruddin pasi log Dim 1423/soppeng dan Komandan Upacara Kapten INF H.Husaini Danramil 1423-05/Marioriwawo.

Amanat Inspektur Upacara Ketua Pengadilan Agama Soppeng Mengajak seluruh lapisan masyarakat bangsa Indonesia khususnya masyarakat soppeng untuk mengatasi pernikahan di bawa umur atau mengurangi tingginya persentase pernikahan dini. Bahwa berdasarkan undang-undang Perkawinan adalah batas usia perkawinan wanita yang sebelumnya minimal 16 tahun menjadi 19 tahun baik laki-laki maupun wanita. “Marilah kita menjaga anak-anak kita dari pergaulan bebas,supaya tidak ada kata2 terlanjur”. Dan Khususnya bagi tenaga pendidik, “marilah kita tanamkan kesadaran kepada anak-anak didik kita tentang pentingnya pendidikan sampai pendidikan yang tinggi sebelum menikah.

Turut hadir dalam upacara ini Dandim diwakili oleh Kapten INF Feni Maela(Pasi Intel Dim 1423 soppeng, Kapolres diwakili oleh Kompol La Makkanenneng SE (wakapolres), Para Perwira Staf dan Danramil Kodim 1423/Soppeng, Para perwira Kabag, Kapolsek Polres Soppeng, Para Unsur SKPD Pemda Soppeng, anggota Kodim 1423soppeng, anggota Polres Soppeng, Lurah/Kades Se-Kec. Lalabata dan PNS lingkup Pemkab Soppeng