Bupati soppeng H.A.KASWADI RAZAK.SE menghadiri Rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian tanggapan dan atau jawaban bupati atas pemandangan umum fraksi DPRD terhadap ranperda tentang pengelolaan barang milik daerah dan Ranperda tentang perubahan APBD TA 2018 di ruang rapat paripurna DPRD jalan salotungo Watansoppeng 27 agustus 2018.

Berikut tanggapan dari beberapa fraksi diantaranya:

Dari Partai persatuan demokrasi perjuangan menyampaikan bahwa dalam pengelolaan barang milik pemerintah daerah diperlukan strategi optimalisasi dan menjadi muatan materi ranperda di antaranya :

1. Identifikasi dan inventarisasi nilai dan potensi aset daerah

2. Adanya sistem informasi manajemen aset daerah

3. Pengawasan dan pengendalian pemanfaatan aset

Terkait pernyataan tersebut Bupati Soppeng mengatakan bahwa Aset daerah sebagai potensi strategis dalam menunjang jalannya pemerintahan karena nilainya sangat meterial,oleh karena itu pemerintah daerah berupaya untuk melakukan inventarisasi secara berkelanjutan.

“Pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan barang milik daerah sangat diperlukan untuk memaksimalkan pencatatan dan pelaporan barang milik daerah, pemkab soppeng telah memiliki sistem informasi barang milik daerah berupa aset manajemen sistem (AMS) yang digunakan sebagai bahan laporan barang milik daerah “jelas bupati soppeng.

Sedangkan dari Fraksi amanah bersatu menyampaikan bahwa program yang diusulkan harus dipertimbangkan dan dinilai sebagai program yang berisi kegiatan yang bersifat skala prioritas, sehingga pelaksanaan yang sasaran serta hasilnya dapat dicapai sesuai target.

Menjawab tanggapan tersebut di atas bupati menjelaskan bahwa Pada dasarnya program dan kegiatan yang diusulkan dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2018 ini adalah prioritas pemerintah daerah yang telah dituangkan dalam KUA dan PPAS perubahan yang telah mendapat persetujuan bersama.

Terkait dengan pendapatan asli daerah Fraksi Partai Demokrasi indonesia perjuangan mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah serta meningkatkan upaya penagihan terkait dengan objek pajak daerah dan retribusi daerah sehingga dalam perubahan APBD TA 2018 direncanakan bertambah sebesar Rp. 13.267.522.078.

“Kami berharap agar tetap memperhatikan kondisi objektif masyarakat dan peraturan perundang undangan yang berlaku”lanjutnya.

Turut hadir dalam Kegiatan Sekda, ketua Dan Wakil ketua DPRD, para pejabat eselon 2 dan 3 lingkup pemkab Soppeng, para pimpinan instansi vertikal BUMN dan BUMD dan undangan lainnya.