Pemerintah Kabupaten Soppeng bekerjasma dengan Komunitas 72 melaksanakan Workshop Pendidikan berkerakter untuk Indonesia Cerdas di Gedung Pertemuan Gasis Jln. Kesatria, Kel. Botto, Kec.Lalabata, Kab.Soppeng minggu 12 Februari 2017.
Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih pada seluruh panitia yang telah menyukseskan acara ini dan bersyukur pemateri yaitu DR. Seto Mulyadi, PSi, M.PSi (Kak Seto) dapat hadir ditengah-tengah peserta yang berasal dari tenaga pendidik.
“ Kak seto merupakan sosok yang sangat fenomenal dan diakui kredibilitasnya di dunia pendidikan sehingga kehadirannya memberikan dampak positif di tengah-tengah masyarakat khususnya dunia pendidikan” kata Kaswadi.
Psikolog anak Seto Mulyadi mengungkapkan, dalam keluarga masih ada anak yang mendapat kekerasan. Dari mulai dijewer, dipukul, hingga di tingkat paling ekstrim: ditendang, disetrika, direndam dalam bak mandi, dan dianiaya secara seksual.”Menjewer, membentak, dan memukul anak adalah kebiasaan yang seharusnya sudah tidak lagi dilakukan orangtua terhadap anak,” ujar pria yang akrab disapa Kak Seto ini,
“ istilah anak nakal yang kita sekarang ini disebabkan oleh pola asuh dan cara berkomunikasi yang salah, yang paling penting adalah membangun komunikasi. Berbagai permasalahan anak muncul karena tidak adanya komunikasi yang efektif sehingga terjadi kekeliruan atau kesalahpahaman dan sebagainy, jadi para orang tua harus mampu menjadi pendengar yang baik bagi putra-putinya. Bukan sekedar memborbardir dengan seribu satu pertanyaan yang membuat anak menjadi tertekan” kata kak seto
Turut hadir pada kegiatan ini Para Kepala SKPD, Kepala Sekolah dan tenaga pendidik TK, SD,SMP, SMA dan Madrasah.