Sekitar 513 pengawas tempat pemungutan suara ( PTPS) Se kabupaten Soppeng, dan 4 orang staf Panwascam, mengikuti rakernis pengawasan TPS di ruang gabungan dinas, Sabtu (23/Juni/2018).

Bupati Soppeng yg diwakili oleh Asisten lll,Kamaruddin yang membuka acara tersebut mengatakan, panitia pengawas pemilihan merupakan hasil seleksi yang betul-betul adil,jujur, tanpa unsur kepentingan pribadi atau golongan.

Olehnya itu, kata Kamaruddin harus di tuntut dengan kemampuan untuk mengawasi segala agenda dan tahapan pelaksanaan pemilu tersebut, dengan tetap berada pada rambu peraturan perundang undangan yg berlaku.

“kehadiran Panwas dalam Pemilu bukan hanya dalam rangka memenuhi amanah undang-Undang Pemilu, tetapi Panwas dalam faktanya juga sebagai sarana dalam mewujudkan demokrasi dan kedaulatan rakyat. Karenanya, Panwas Pemilu dituntut bekerja secara akuntabel, independen dan berkeadilan demi terwujudnya hakikat kedaulatan rakyat.”ujar Kamaruddin.

Amriyadi selaku pimpinan Bawaslu Provinsi Sulsel menyebutkan, tujuan rakernis ini guna menyatukan persepsi dan bagaiamana meningkatkan pemahaman , koordinasi dan konsolidasi dengan unsur terkait, agar semua pihak dapat mengemban tugasnya secara bersama-sama.

“saya berharap kepada pengawas TPS untuk lebih siap secara mental sekaligus penguasan peraturan perundang-undangan dan bekerja sebaik mungkin diwilayah kerja masing-masing”. kata mantan ketua kpu Soppeng ini.

 

 

 

Sementara Edi Rosalli selaku Sekertaris panwaskab Soppeng menambahkan acara yang di gelar panwaslu tersebut guna menghadapi pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur mendatang, serta untuk peningkatan pencegahan dan pengawasan di setiap tps yang ada diwilayah kerja panwaslu kabupaten Soppeng.

turut hadir Ketua DPRD Kab.Soppeng Ketua panwas Soppeng, Wakapolres, Kepala Badan Kesbangpol