Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE menghadiri acara Espose Pemaparan Festival Budaya I Lagaligo di ruang rapat kantor gabungan dinas Lt.3 jalan Salotungo Watansoppeng, Selasa 10 April 2018.
Kepala Badan Promosi, Pariwisata Daerah (BPPD) Soppeng, Faroek Adam dalam sambutannya mengatakan festival I laga ligo ke 3 ini yang akan kita laksanakan diharapkan menjadi festival I lagaligo yang terbaik dalam sejarah.
“ olehnya itu mari kita bekerjasama dalam menyukseskan kegiatan ini yang nantinya dapat mengantarkan Kabupaten Soppeng lebih dikenal di Nusantara maupun di dunia Internasional” Harap Faroek.
Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh dari Pemerintah dalam menyukseskan acara ini, dan akan bekerjasama dengan berbagai pihak terutama Pihak UNHAS yang lebih pengalaman dan berkompeten.
“Acara ini merupakan moment yang sangat penting dan strategis untuk memperkenalkan daerah kita ini dan Banyak hal yang bisa diperkenalkan dalam festival ini terutama adat istiadat dan budaya Soppeng” tuturnya.
Kaswadi menambahkan salah satu keunikan daerah Soppeng adalah daerah ini dihuni oleh masyarakat bugis asli, ini dikarenakan Soppeng berada pada wilayah yang dikelilingi oleh daerah-daerah ber-suku bugis, tidak seperti daerah bugis lain yang berbatasan dengan suku Makassar, Tator, dan mandar.
bahkan menurut beberapa ahli, Lanjut Kaswadi bahwa daratan pertama yang muncul di bumi ini adalah Soppeng dan Afrika.
“ini bisa dibuktikan dengan peninggalan-peninggalan sejarah dan dari penemuan seperti peralatan manusia dari zaman batu tua (Palaeolitikum), begitu juga dengan penemuan fosil gajah purba yang berumur jutaan tahun” Ungkap Kaswadi
selain itu, lanjut Kaswadi, dalam lontara I Lagaligo terdapat penjelasan tentang Soppeng yang lebih menguatkan tentang keberadaan daerah ini.
“Galigo adalah karya sastra terpanjang dan terbesar di dunia yang setara dengan kitab Mahabharata dan Ramayana dari India serta sajak-sajak Homerus dari Yunani, Bahkan, tidak tanggung-tanggung, sejarawan dan ilmuwan Belanda, Sirtjof Koolhof, menyebutnya sebagai karya sastra terpanjang di dunia, terdiri dari 300.000 baris yang terbagi dalam 36 Bab mengalahkan Mahabharata dan yang lainnya” Urai Kaswadi
“Kita harus mempersembahkan yang terbaik dengan melihat kekurangan-kekurangan yang ada pada saat festival sebelumnya dan Saya harap ada kerjasama yang baik dan kerja yang maksimal dari seluruh pihak demi suksesnya kegiatan ini” Harap kaswadi
Turut hadir dalam kegiatan ini Turut hadir Wakil Ketua DPRD Soppeng, Para Anggota Forkopimda, Para Kepala SKPD, Prof. DR. A.Nurhayati Rahman (Guru Besar UNHAS), DR. Mukhlis Hadrawi (Budayawan), DR.Fathur Rahman (Budayawan), Drs.H.Andi Muhammad Rum (Budayawan), Para tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat. Para media dan undangan lainnya.