Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE memberikan sambutan pada rapat paripurna pembicaraan tingkat I Dprd Kabupaten Soppeng tentang penyampaian LKPJ tahun 2007 dan penjelasan Bupati atas Ramperda pemanfaatan jalan dan ramperda RDTR di Ruang rapat Paripurna kantor DPRD kab.Soppeng Jalan Salotungo Watansoppeng, Selasa 10 April 2018.
Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan kinerja bidang ekonomi meningkat signifikan dimana pada tahun 2016 pertumbuhan ekonomi mencapai 8,24 % meningkat pesat dibanding tahun 2015 yang hanya sebesar 5,1 % (peningkatan 3,5 %) dan untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2017 diperkirakan angka sementara 8,60 atau meningkat 0,4 % dari tahun 2016.
Bupati menambahkan bahwa pertumbuhan yang positif ini tidak lepas dari kinerja sektor pertanian yang telah memberikan kontribusi pada produk domestik regional bruto (PDRB) kab.Soppeng seperti produksi padi tahun 2017 sebesar 309.816 ton meningkat 10.29%, Produksi Jagung tahun 2017 sebesar 84.759 ton meningkat 193.86%.
“Peningkatan sektor pertanian tidak lepas dari intervensi kebijakan dalam hal ketersediaan dan distribusi pupuk, ketersediaan bibit unggul, cetak sawah baru, pembangunan infrastruktur pertanian, pengembangan sentra sapi berbasis teknologi, dan kerja sama dengan pihak swasta seperti UNHAS” ungkap Kaswadi.
Selain itu kaswadi menambahkan bahwa persentase penduduk miskin pada tahun 2017 yang berada pada posisi 8,29 % mengalami penurunan sebesar 0,16 % dari tahun 2016 yang sebesar 8,45% atau dibawah persentase penduduk miskin Sulawesi Selatan yang sebesar 9,38 %.
Untuk lebih mengoptimalkan pengentasan kemiskinan, lanjut Kaswadi, maka Pemerintah Kabupaten Soppeng meluncurkan gerakan Mappadeceng Soppeng yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu dan mengalokasikan dana sebesar 1,4 milyar melalui APBD Kab.Soppeng dengan penambahan kuota penerima beras sejahtera (Rastra).
Bupati menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan program prioritas pemerintah dalam memperbaiki kualitas infrastruktur jalan jembatan yang mulus dan nyaman, serta merintis jalan baru untuk lokasi terpencil dan lokasi khusus dengan capaian kinerja sebagai berikut:
1. Total jalan yang dibangun pada tahun 2017 yaitu sepanjang 218.879 KM atau lebih tinggi dari target 100 KM per tahun.
2. Jika diakumulasi dari tahun 2016-2017 total jalan yang telah dibangun sepanjang 321.736 KM.
Selain itu, Pemerintah telah mengimplementasikan gerakan SOBAT, Pembagunan Taman Villa Yuliana berkonsep “Dry Fountain”, Pembangunan Tugu Latemmamala serta Peningkatan SDM dan profesional Aparatur.
Kaswadi menjelaskan bahwa adapun capaian Pemerintah Daerah dalam perwujudan Kinerja Tata Kelola Pemerintahan yang baik adalah sebagai berikut:
1. Pengelolaan Keuangan dengan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) clear and Clean atas Laporan keuangan Pemda tahun 2016 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI).
2. Penghargaan Kabupaten terbaik melaksanakan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK yang mencapai 99 % oleh BPK RI.
3. Meraih peringkat I tingkat Propinsi dan peringkat V tingkat Nasional dalan hal Penyerapan Gabah dan Ketahanan Pangan.
4. Penghargaan Swastisaba Wistara pada pelaksanaan kabupaten Sehat.
5. Penghargaan Kabupaten Peduli HAM dari kemenhumham RI.
6. Piagam penghargaan sebagai BPP berprestasi tingkat Nasional 2017.
7. Pengharhan Rekor MURI pada pementasan Musik Tradisonal “oni-oni toriolo”.
8. Juara 3 Nasional Dokter Teladan kategori Dokter Gigi an. Drg.A.Herlina.
Turut hadir Wakil Bupati Soppeng, Wakil Ketua Dprd soppeng, Para Anggota Forkopimda, Sekda, Asisten dan staf ahli Setda, Para kepala Skpd, Para Kepala bagian Setda, Para Camat, Para pejabat eselon III Lingkup Kab.Soppeng, Pimpinan BUMN/BUMD, Para Lurah/Kades dan undangan lainnya.