Bupati Soppeng mengatakan Soppeng adalah wilayah kerajaan tertua di Sulawesi, selain dibuktikan perayaan hari jadinya yang 757 pada tahun 2018 ini, juga dibuktikan dengan peninggalan sejarahnya yang berumur jutaan tahun seperti fosil-fosil yang ditemukan dan disimpan di situs calio Soppeng.


“Seorang arkeolog Belanda Hendrik Robert van Heekeren tahun 1947 menemukan sejumlah fosil vertebrata atau fosil binatang purba serta temuan peralatan –peralatan yang digunakan manusia purba yang menandakan adanya peradaban tua di daerah ini”Jelasnya.
Hal ini disampaikan pada saat menghadiri dan membuka lomba olahraga tradisional antar kecamatan se-kabupaten Soppeng yang sekaligus menjadi rangkaian hari jadi Soppeng yang ke 757 tahun di Gedung Pertemuan Masyarakat Soppeng Jalan Kesatria Watansoppeng, Selasa 06 Maret 2018.

Bupati Soppeng saat menguraikan sejarah soppeng menyampaikan bahwa masyarakat telah melakukan tradisi-tradisi yang sebagian besar tertuang dalam permainan tradisional yang sekarang mulai tergerus zaman dikarenakan permainan-permainan modern (digital).
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk pelestarian budaya/adat bangsa yang sudah mulai terlupakan, dan kita harus bangga memiliki budaya yang banyak dan unik yang tidak dimiliki daerah lain.” Ungkap Kaswadi.


kaswadi mengatakan olahraga tradisional dulu memiliki banyak manfaat selain untuk kesehatan tetapi juga untuk ketangkasan dan strategi perang seperti massallo dengan menggunakan badik/parang yang memainkannya sangat perlu kecerdikan dan strategi jitu sehingga tidak dikalahkan oleh lawan.
“Tapi saya sangat khawatir melihat fenomena sekarang ini, dimana permainan tradisional dulu dilaksanakan juga untuk menjalin rasa persaudaraan dan silahturahim, tapi sekarang mulai tergerus dan diganti dengan kebiasaan-kebiasaan seperti mengkomsi Narkoba”Ungkap Kaswadi.
“saya sangat membenci Narkoba makanya saya mengajak kepada seluruh pihak yang terkait untuk bersama-sama memberantas Peredaran narkoba dengan tindakan yang tegas, kalau perlu ditembak saja pelaku Narkoba supaya bangsa ini bisa diselamatkan dari pengaruhnya”Harapnya.

Ketua IMPS Soppeng Muhammad Alim mengatakan kegiatan ini mengambil tema membangun semangat generasi muda melalui olahraga tradisional Latemmamala sebagai tindakan dalam menyikapi perkembangan zaman.

Muhammad Alim mengatakan ada beberapa perlombaan yang akan dilaksanakan ada 10 yakni : Massalo, Mallogo, Lari Karung, Majjeka, Makkaddaro, Maggalanto,Tarompah, Mattaru, makkadengdeng, mappeppe congkilang.
Pada Pembukaan ini ditampilkan Tari Osong (Mksr.Majjallo) yang dibawakan oleh A.Adnan Kasaugi dan Tari Padduppa oleh Ikatan Mahasiswa Pelajar Soppeng
Turut hadir dalam kegiatan ini Asisten II Perekonomian dan Pembangunan H.A.Akbar NT, Kadis Pemuda dan Olahraga, Para Camat, Dewan Juri, Utusan Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Soppeng,