Kepala kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Dr. Firdaus Dewilmar, SH, M. Hum berkunjung ke Kabupaten Soppeng dalam Rangka kunjungan kerja dengan Pemerintah Daerah di Baruga Rumah jabatan Bupati Soppeng di jalan Pengayoman watansoppeng, Senin 16 Desember 2019.

Bupati soppeng dalam sambutannya mengapresiasi Kajati atas kunjungan kerjanya di kabupaten soppeng.

“Semoga kedatangan ke daerah kami bisa berkesan di hati bapak ” harapnya.

Kami sangat membutuhkan pengarahan dari Kajati, apalagi selama ini pemerintah Kabupaten Soppeng sudah melakukan kerja sama dengan kejaksaan. Kalau ada yang tidak sesuai dengan harapan atau ada kekurangan, maka kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya.

Kajati dalam arahnnya menyampaikan Acara ini momentumnya sangat tepat karena di sekitaran waktu penentuan APBD. Diharapkan pembangunan dapat dipacu sesuai program pemerintah di kabinet indonesia maju. Memacu pertumbuhan ekonomi dapat menciptakan lapangan kerja. Kalau sudah tercipta lapangan kerja maka keadilan sosial bisa terwujud. Tugas kita kedepan adalah bagaimana menciptakan iklim investasi yang lebih baik. Saya sangat bangga Melihat perkembangan ekonomi disoppeng 5% merupakan prestasi yang luar biasa. Ini kerja keras yang luar biasa dan menjadi hal yang luar biasa. Kita berharap dimasa yang akan datang bisa bertambah dua digit, maka saya yakin presiden akan bangga. Kami juga menyampaikan bahwa menempatkan kejaksaan untuk indonesia maju. Kami berharap kepada aparat tidak perlu ragu ragu dan takut untuk bekerja dan berinovasi.

Saya berharap Seluruh kejaksaan tidak usah main main dengan pemerintah daerah seperti Skpd, kecamatan bersama desa dan lurah, kalau ada yang bermain main, silahkan hubungi saya, saya siap akan menindak tegas. Harap para aparat hukum mengedepankan pencegahan korupsi dan tata kelola pemerintah yang baik dibandingkan dengan penindakan korupsi. Dinas PTSP supaya tidak mempersulit para investor yang akan menciptakan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD soppeng, Para Anggota Forkopimda, Sekertaris Daerah, asisten dan staf ahli, para kepala skpd, para Camat, Pimpinan Bumn/bumd, para kepala bagian setda, para kades dan lurah serta undangan lainnya.