Menyambut dan Menerima Kedatangan Tim Monitoring Sergap Sul-Sel

103

Hari Minggu Tgl 11 Juni 2017, Jam 09.00 Di Baruga Rujab Bupati Soppeng, Jln.Pengayoman, Kel.Botto, Kec. Lalabata, Kab. Soppeng Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE bersama Wakil Bupati Soppeng Supriansa, SH, MH Serta Dandim 1423 Soppeng Letkol.Inf.Jefry Antonius Bojoh, S.Ip Menyambut dan Menerima Kedatangan Tim Monitoring Sergap Sul-Sel yang terdiri dari :

1.Brigjen TNI Rahmad Pribadi
(Ketua Tim Sergap Sulsel ) dari sterad (staf teritorial angkatan darat)
2. Kol Czi Hendro ( Anggota Tim Sergap)
3. Kol Inf Rahman Said
(Anggota Tim Sergap)


Bupati Soppeng dalam Sambutan Penerimaannya menyampaikan bahwa Kita kedatangan tamu Tim Sergap, kami dari pemerintah Daerah mengucapakn selamat datang Kepada Tim, semoga kedatangan bapak disoppeng mendapat berkah, Kami didaerah butuh pencerahan masukan dan strategi dari pusat terkait Sergap supaya apa yg diharapkan dapat tercapai .
“Seandainya bukan TNI yg Bekerja Keras Bersama Tim Sergap mungkin jauh dari harapan terkait Suasembada pangan diSoppeng ini adalah suatu kerjasama yg dilakukan penyuluh kita bersama babinsa danramil, bulog, sehingga sergap itu dapat terpenuhi” jelas Kaswadi
“Intinya kami mengapresiasi kerja-kerja tim sergap karena kerja nyata yang diperlihatkan terkait Luas Tambah Tanam LTT kita juga yg tercepat di Sul-Sel” Tambah Kaswadi
Ketua Tim Sergap Sulsel Brigjen TNI Rahmad Pribadi Menyampaikan bahwa Pernah Ada Pertemuan di Kalimantan Tengah bersama Pak Jokowi serta Mentan Bahwa Salah satu paparan mentan yaitu indonesia harus Swasembada pangan karena pangan adalah harga diri bangsa, Ada MOU TNI Dengan Mentan Terkait Pendampingan terakit Sergap dan dibiayai Oleh Mentan Sulsel masi no.1 penyerapan gabah di sulawesi, sedangkan untuk seluruh indonesia sulsel No.3.


“Inilah Tugas Kami dari Pimpinan dan Mentan yaitu Memantau Upsus dan penyerapan Gabah dan Untuk Mencapai Target Berbagai Metode cara masing-masing wilayah berbeda-beda untuk memenuhi cadangan pangan ini” Jelas Rahmad
Turut Hadir Para Kepala SKPD, Kabag Ekonomi, Kabag Kesra, Para Penyuluh, Para Pemilik Pabrik Penggilingan Beras, Ketua Kelompok Tani.