Pagelaran Kesenian Serumpun Bugis (Sempugi) di Soppeng.

118

Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE menghadiri acara Pagelaran Kesenian Serumpun Bugis (Sempugi) yang dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng jalan Salotungo Kelurahan Lalabatarilau Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng , Sabtu 9/12/2017 kegiatan ini diiikuti oleh 6 Kabupaten yang ada di SulSel diantaranya Kabupaten Soppeng, Bone, Wajo, Maros, Pangkep dan Bulukumba.
Pemrakarsa kegiatan Sempugi ini, DR H Ajiep Padindang, SE, MM anggota DPD RI yang juga seorang seniman mengungkapkan kalau Pagelaran Sempugi ini dilaksanakan sebagai ajang untuk mengungkapkan nilai nilai budaya melalui Kesenian. Pagelaran Sempugi ini menjadi sarana ekspresi seniman dan budayawan dalam rangka pemajuan budaya Bugis sebagai bagian dari budaya Indonesia.
Dalam acara ini, Ajiep Padindang melontarkan pujian kepada Bupati Soppeng yang dianggapnya sebagai satu satunya Bupati di SulSel yang punya koleksi benda benda Budaya dan menjadi pelopor pemajuan budaya Bugis di SulSel, termasuk kebijakan beliau untuk menerapkan. hari Sabtu sebagai hari berbahasa Bugis di Sekolah, ini merupalan bentuk perhatian yang luar biasa terhadap pelestarian budaya Bugis.
Sementara,Bupati Soppeng saat membuka acara ini secara resmi mengungkapkan bahwa apa yang dilakukannya selama ini semata mata bertujuan untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat Soppeng.
kaswadi menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan selama ini dipandang masuk kategori inovasi baru atau tidak, yang pasti dilakukan atas inisiatif demi untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat Soppeng, entah dampaknya akan dirasakan sekarang atau 10 tahun lagi yang akan datang” ungkap Kaswadi.
Selain itu, kaswadi mengungkapkan selama ini Soppeng kalah pencitraan oleh daerah lain seperti Sutera, Presiden Soeharto bahkan dua kali harus datang ke Kabupaten Soppeng karena potensi Sutera yang kita miliki menembus pasar dunia, tapi yang mencitrakan dirinya dan mendapat label Kota Sutera adalah Kabupaten Wajo, Itulah faktanya, kita punya dan unggul di bahan baku, tapi mereka punya nama.
Kaswadi menambahkan bahwa Produsen beras dengan kualitas No 1 di SulSel adalah Soppeng, tapi Beras Sidrap yang punya nama, padahal Beras Sidrap tidak ada apa apanya bila tidak dicampur Beras dari Soppeng
” Banyak keunikan dan kelebihan yang dimiliki Soppeng yang tidak dimiliki daerah lain,salah satunya sebagai daerah yang terletak di tengah tengah Indonesia, Center Poin Indonesia itu ada di Soppeng tepatnya di Umpungeng, bukan di Makassar seperti yang diklaim selama ini, beberapa artefak budaya dan fenomena alam menunjukkan bahwa CPI itu ada di Soppeng, tinggal dibuktikan secara ilmiah. Saat ini, Soppeng mulai bangkit menuju daerah terdepan di SulSel, ini terbukti dengan pertumbuhan ekonomi kita dengan pertumbuhan tertinggi di SulSel, 8,24 %, begitu juga dengan penetapan APBD Tahun Anggaran 2018, kita yang tercepat di Indonesia. Soppeng sebagai kekuatan baru di SulSel,yakin Insya Allah akan terbukti” jelas Kaswadi.
Kegiatan Pagelaran Kesenian Serumpun Budaya Bugis 2017 terselenggara atas kerja sama DPD RI, Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng ,Yayasan Sulapa EppaE dan Ice Box Event Organizer