730201612415-1   Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Soppeng, Senin (29/08/2016). Beberapa agenda dalam kunjungan kerja tersebut diantaranya memberikan pengarahan kepada Prajurit, PNS dan Persit di Makodim 1423 Soppeng, dan melakukan tatap muka dengan Forkopimda, jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Kab. Soppeng.

 

Kedatangan Pangdam bersama rombongan diantaranya Ketua Persit KCK Daerah VII Wirabuana Ny. Bella Agus Surya Bakti beserta beberapa jajaran kodim VII Wirabuana di bumi Latemmamala disambut Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak bersama Wabup Supriansa, Danrem 141 Toddopuli dan Dandim 1423 Soppeng, para pimpinan Forkopimda Kab. Soppeng serta ketua TP. PKK Soppeng, di desa Gattareng Toa, Kec. Marioriwawo, Kab. Soppeng yang merupakan desa yang berbatasan dengan Kab. Barru.

 

Dihadapan Pangdam VII Wirabuana, Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak memaparkan tentang Soppeng, kondisi pertanian, dan  koordinasinya bersama para pimpinan Forkopimda dalam menjalankan roda pemerintahan di Kab. Soppeng.

“Bersama dengan Dandim dan para pimpinan Forkopimda lainnya terkadang ke tengah hutan dan  bersama ke pelosok desa tiada lain untuk memahami langsung kebutuhan masyarakat” ucapnya saat acara tatap muka Pangdam VII Wirabuana dengan Forkopimda, jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat Kab. Soppeng, di Baruga Rujab Bupati Soppeng.

“Terkadang sampai tengah malam kami bersama, dalam melakukan koordinasi tanpa mengenal waktu dan tempat, karena di pemerintahan kami mengangkat tema pemerintahan yang melayani dan tanpa sekat” tambah Bupati Soppeng Andi Kaswadi Razak.

Sedangkan Pangdam VII Wirabuana mengungkapkan pentingnya bagaimana menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan Indonesia. Menurutnya, yang menjadi tugas TNI bukan hanya menjaga Indonesia dari serangan militer, TNI bersama dengan pihak lain juga berkewajiban menjaga Indonesia dari serangan non militer.

“5 sampai 10 tahun terakhir ini ancaman yang paling utama adalah bukan lagi ancaman fisik atau serangan militer dari negara luar, namun ancaman non militer yang tidak nampak namun masuk melalui teknologi dunia maya, ideologi, keyakinan beragama dan politik” tuturnya.

 

73020161856-1 73020161132-1

 

“Sekarang yang perlu dilakukan adalah bagaimana memproteksi semua yang masuk di Indonesia, termasuk adik-adik kita berselancar di dunia maya tanpa adanya filter, sekarang adanya ancaman dalam sosial budaya, narkoba, begal. Saya sampaikan untuk melihat dan menyadari hal itu, yang dilakukan adalah kita semua TNI, Polri dan pihak lainnya solid dalam menghadapi ancaman itu” jelasnya.

Selain itu, dia juga menceritakan kesan dalam kunjungannya ke Soppeng. Sebelum melakukan tatap muka tersebut, Mayjen TNI Agus Surya Bakti yang baru 10 bulan menjabat sebagai Pangdam VII Wirabuana itu juga mengunjungi museum Latemmamala dan foto-foto obyek wisata hasil lomba fotografer Lensa Soppeng di Villa Yuliana.

 

“Setelah empat kali kami merencanakan berkunjung ke Soppeng, baru kali ini kami dapat mewujudkannya, ada sebuah rasa takjub dan kedamaian setelah memasuki Soppeng, banyak cerita tentang Soppeng yang kami dapatkan, sejarah, kearifan lokal, pemandangan dan pengelolaan pertanian yang baik” tuturnya.

“Saya tertarik dan kalau masih ada waktu saya akan berkunjung kembali ke Soppeng” ucapnya.(Hasriadi/Humas Soppeng)