SoppengKab – Sebanyak 240 Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Soppeng mengikuti proses perekaman data biometrik di Kantor VFS Tasheel Internasional, Jl. Metro Tanjung Bunga Makassar, Jumat 29 Maret 2019.

Perekaman data biometrik ini merupakan salah satu syarat yang wajib dipenuhi oleh seluruh JCH sebelum diberangkatkan ke tanah suci Mekkah dalam rangka pengajuan Visa Haji, dan mulai diterapkan di Indonesia pada tahun 2018.

Jamaah calon haji Kabupaten Soppeng sudah berada di lokasi kantor VFS Tasheel sejak pukul 07.30 Wita, meski pelayanan baru dibuka pada pukul 09.00. Rombongan JCH Soppeng berangkat dari Asrama Haji Sudiang.

Pada tahapan ini, tampak Jamaah Calon Haji tak luput dari pendampingan Kepala Seksi Penyelenggara Haji & Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Soppeng, Kasubag Agama pada Bagian Adm Kesra Setda Soppeng, petugas KUA Kecamatan, dan tim kesehatan PSC 119 Kabupaten Soppeng.

Proses perekaman data biometrik tersebut memakan waktu 5 sampai 7 menit per jamaah. Seperti diketahui perekaman biometrik yaitu metode untuk mengenali seseorang berdasarkan ciri-ciri fisik, karakter, dan perilakunya secara otomatis.

“Pengenalan karakter ini dilakukan melalui retina, sidik jari, pola wajah dan sebagainya. Hal ini dilakukan untuk mempermudah jemaah calon haji saat mendatangi wilayah Arab Saudi” ucap Kasi PHU, H. Abdul Muin.

Abdul Muin menambahkan, saat ini pelunasan BPIH tahap kesatu jamaah calon haji Kabupaten Soppeng sudah rampung 100 persen. Meskipun hanya 240 orang yang telah melunasi dari jumlah kuota 251, karena 11 orang lainnya memang telah membuat surat pernyataan menunda keberangkatan pada tahun 2019 ini.

“Jadi kita ada kekosongan kuota 11 orang, tapi nanti akan diisi pada pelunasan BPIH tahap kedua. Untuk pengisian kuotanya kita harus mengikuti juknis yang dikeluarkan Dirjen PHU”.

(SumberHumasKemenag)