Pemerintah Kabupaten Soppeng meluncurkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), di kompleks Perumahan Pegawai Pasar Sentral No.165 di Malaka Watansoppeng, Selasa (27/3).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs.H.A.Aswan A.Said, M.Si dalam laporan mengatakan LLTT merupakan suatu mekanisme pelayanan penyedotan lumpur secara priodik atau terjadwal yang diterapkan pada sistem pengelolaan air limbah yang kemudian diolah pada instalasi pengelolaan lumpur tinja dengan metode pembayaran yang telah ditetapkan.
Adapun Tujuan dari pelaksanaan kegiatan hari ini adalah pendaulatan ibu ketia TP-PKK sebagai Duta Sanitasi Kab.Soppeng dan launching Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Kab.Soppeng yang dimulai dari lokasi pilot prohect di Kec.Lalabata.
“Hingga akhir batas waktu pendataan, jumlah ASN yang mengikuti program LLTT dengan mengisi form pendataan sebanyak 2.272 orang ASN”Jelasnya.
Aswan mengatakan hari ini kita akan mulai penyedotan di tiga rumah yaitu
1.Drs.H.A.Tenrusessu,M.Si Sekda Soppeng.
2.Dra.Hj.A.Endang Supiati, MM anggota DPRD Soppeng.
3.Muh.Ihsan,S.STP, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kab.Soppeng.
Sementara itu, Mees van Krimpen Program manager Urban Sanitation Development Program ( USDP ) mengapreasi terobosan Pemkab Soppeng dalam melaksanakan LLTT. Dikatakan, sejak kurang lebih satu tahun terakhir pihaknya telah bekerjasama dengan Pemkab Soppeng untuk mengimplementasikan program layanan sanitasi berkelanjutan.
LLTT, katanya, adalah bagian dari layanan sanitasi berkelanjutan.
Menurutnya, progress pendampingan di Kabupaten Soppeng sangat cepat. Hal itu dibuktikan dengan diluncurkannya program LLTT ini, padahal proses pendampingan USDP di Kabupaten Soppeng baru sekitar satu tahun, namun Pemkab Soppeng sudah bergerak maju dan cepat. “LLTT sebenarnya bukan pekerjaan ringan, karena berkaitan dengan banyak aspek seperti teknis, kelembagaan, regulasi dan keuangan. Selain itu LLTT bukan program yang akan selesai dalam waktu tertentu, karena akan terus berkesinambungan dari waktu ke waktu,”tandasnya
Namun ditegaskannya, pihaknya percaya, LLTT akan berjalan lancar di Soppeng dengan melihat komitmen dan dukungan Bupati dan jajarannya, serta kerja keras Pokja Sanitasi.
Bupati Soppeng dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kedatangan Mees van Krimpen bersama rombongan.
“Pola harus dirubah dengan melakukan kerjasama dengan seluruh masyarakat bahwa kebersihan adalah tanggungjawab kita semua, dan menyadarkan masyarakat untuk berpartisipasi”lanjutnya.
“Tidak ada agama dan budaya yang mengajarkan pembiaran untuk tidak hidup sehat” ungkapnya.
“Saat ini kami mengkampanyekan bagaimana hidup sehat sehingga ke depan masyarakat akan berkurang lagi dilayani kesehatannya karena sudah sehat”paparnya
Selain Bupati mengatakan, pihaknya memprioritaskan ASN sebagai pelanggan agar menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat.
Kaswadi menjelaskan Tahap pertama rumah-rumah Kepala SKPD dan eselon 2 yang ditargetkan akan selesai tahun ini, Setelah rumah kepala SKPD dan pejabat eselon dua selesai, maka tahapan berikutnya adalah rumah seluruh ASN yang ada di Kabupaten Soppeng, Ini wajib bagi ASN. Semua harus ikut.
Dikatakan Bupati, untuk mengetahui kondisi tangki septik di rumah calon pelanggan, Pokja Sanitasi telah mengkoordinir pendataan mandiri seluruh ASN secara online.
Oleh karena itu, Kaswadi optimis program LLTT akan berhasil karena didukung basis data dan kesiapan SDM dan sarana prasarananya. “Keberadaan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) sudah difungsikan dan tahun ini pihaknya akan menambah armada truk tinja dari sumber Dana Alokasi Khusus (DAK), Artinya semuanya sudah siap, lanjutnya, Pihaknya berharap setelah seluruh rumah ASN selesai disedot dan menjadi pelanggan LLTT, masyarakat akan mengikutinya, Tahap awal untuk ke masyarakat akan dilakukan dengan sosialisasi dan pendataan tangki septiknya” jelasnya.
“Saya harapkan Ketua TP-PKK dan jajarannya menjadi Pionir dan menjadi teladan dalam menyukseskan kegiatan ini” harapnya lagi.
Peluncuran ditandai dengan penyedotan tangki septik di rumah Sekretaris Daerah, H A Tenri Sessu, di Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata. Peluncuran dilakukan Bupati H.A Kaswadi Rasak, didampingi Program Manager Urban Sanitation Development Program (USDP) Mees van Krimpen dan Subdit Air Limbah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Kegiatan yang menandai dilaksanakannya program LLTT dan akan mulai melayani pelanggannya awal April ini, juga dihadiri, Sekretaris Daerah, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), Perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Satker PSPLP Provinsi Sulawesi Selatan, Pokja Sanitasi Provinsi Sulawesi Selatan serta para Kepala SKPD, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Camat, Lurah dan Kepala Desa serta masyarakat.