Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE mendampingi Gubernur Sulsel, Prof H. M. Nurdin Abdullah, M.Agr saat meninjau jalan pintas penghubung antara Kabupaten Soppeng dengan Barru, Sabtu 04 April 2020.

Terkait pandemi Covid-19, Nurdin Abdullah menuturkan bahwa harus ada gerakan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dengan membangun akses jalan penghubung antara kedua daerah.
Sementara itu, Bupati Soppeng Kaswadi Razak, mengungkapkan bahwa tahun ini banyak jalan ditarget akan diselesaikan sesuai anggaran yang ada.
“Inikan anggaran empat kilometer untuk akses ke jalan provinsi, Insyaallah tahun ini dilaksanakan,” tegasnya.

Jalur ini melawati daerah Lejja, Soppeng, menuju Nepo, Kabupaten Barru. Untuk wilayah Soppeng sendiri panjang jalan lima kilometer, sedangkan dari perbatasan menuju jalan poros di Barru mencapai 20 kilometer. Menurut Nurdin Abdullah, anggaran pembangunan jalan akan dikolaborasikan antara Pemprov dengan Pemkab.
” Soppeng tahun ini kita berikan Rp 50 miliar semoga bantuan keuangan daerah ini mudah-mudahan dialokasikan disini sebagian, supaya ini (Jalan pintas Soppeng-Barru) bisa tuntas dan sebagian lagi ada inovasi-inovasi lain Pak bupati dalam rangka merenovasi permandian alam Lejja,” ungkap Nurdin Abdullah

Menurutnya, Ruas jalan sepanjang 25 kilometer ini akan dibangun dengan lebar keseluruhan 10 meter dan akan diaspal 7 meter.
“Hari ini ada potensi besar yang kita miliki di Soppeng, yakni permandian air panas Lejja, Ini inovasi yang patut kita apresiasi karena bisa memperpendek jarak dari perbatasan Barru ke Galenge itu hanya lima kilometer, dari perbatasan Soppeng ke Barru sampai Mallusetasi itu sekitar 20 kilometer, berarti 25 kilometer sudah sampai ke permandian,” paparnya
“Diharapkan dengan selesainya akses ini akan mempermudah wisatawan menuju ke pusat permandian, Disini ada air terjun, yang juga sekarang sedang dibenahi sama Pak Bupati”tambahnya
“Kita berdoa mudah-mudahan jalan ini sebelum lebaran sudah bisa sampai ke perbatasan Barru,” tuturnya