Asisten II Perekonomian Pembangunan Drs.H.A.Nur Thahir, M.Si menerima Mahasiswa KKN Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesi Angkatan ll tahun 2018 di Kabupaten Soppeng di gedung Wijaya Kusuma kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng jalan Salotungo watansoppeng 24 April 2018.


Sekretaris Dinas Kesehatan Soppeng Dra.Suriasni, M.Pd dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta KKN Umi berjumlah 57 orang yang akan bertugas di 17 UPTD puskesmas dan UPTD RSUD Latemmamala mulai tanggal 24 April sd 24 Mei 2018.

Dr.A.Emelda, S.Si, M.Si, APT ketua program studi sarjana Farmasi UMI mengatakan bahwa Tujuan dilaksanakan KKN ini adalah supaya mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmunya yang didapat kepada masyarakat, “Jangan melakukan kesalahan karena nama kampus yang dibawa tapi Buat program yang bermanfaat bagi masyarakat Soppeng” tuturnya.


Asisten II dalam sambutannya mengatakan Kegiatan KKN Profesi Kesehatan dari Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia ini perlu diapresiasi dalam rangka memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk belajar langsung di lapangan tentang relevansi antara materi kurikulum di kampus dengan realita pembangunan kesehatan di masyarakat.
“Selain itu kami berharap para mahasiswa dapat mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan membantu program kegiatan bidang kesehatan bidang kefarmasian” harapnya


Menurut Akbar Jumlah sarana kesehatan di Kabupaten Soppeng sebanyak 20 UPTD terdiri dari 1 Rumah Sakit, 17 Puskesmas yang terdiri dari 8 Puskesmas Rawat Inap dan Puskesmas, Rawat Jalan dengan 44 Puskesmas Pembantu (PUSTU) serta 68 Poskesdes yang tersebar pada seluruh Desa/Kelurahan dalam wilayah Kabupaten Soppeng, 1 UPTD Publik Safety Center (Psc) 119 Kabupaten Soppeng.


“Adapun sarana kesehatan yang menjadi lokus kegiatan Mahasiswa KKN Profesi UMI di Kabupaten Soppeng ini adalah pada 17 Puskesmas se- Kabupaten Soppeng dan RSUD La Temmamala Kabupaten Soppeng” jelasnya
Melalui Kegiatan KKN Profesi Kesehatan ini, lanjut Akbar, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada sektor kesehatan dan kepada mahasiswa juga dapat membantu salah program pemerintah yaitu ” Mappadeceng” dengan berpartisipasi aktif dalam mendata atau memberikan solusi pada setiap permasalahan masyarakat.
Turut hadir Para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Soppeng.