Komandan lantamal VI makassar Laksamana pertama hanarko djodi pamungkas menutup TMMD KE-106 TAHUN ANGGARAN 2019, Kamis 31 Oktober 2019 di Lap. SEPAK BOLA ANDI BESSE DESA PANINCONG KEC.MARIORIAWA KAB.SOPPENG.

Komandan lantamal VI dalam sambutannya selama 30 hari, para prajurit TNI, anggota Polri, Pemerintah Daerah dan segenap komponen masyarakat, telah bekerja keras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD ke-106. Kebersamaan yang ditunjukkan merupakan refleksi dari kemanunggalan yang hakiki antar segenap komponen bangsa, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kebersamaan seperti inilah sebenarnya hakekat dari Kemanunggalan TNI-Rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara, guna menyiapkan Ruang, Alat dan Kondisi Juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara yang bersifat semesta, sebagai ciri khas Negara Indonesia. Oleh karena itu, pada kesempatan yang sangat baik ini, selaku Penanggung Jawab Keberhasilan Operasi (PKO) TMMD,

“saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Soppeng, tokoh agama, tokoh pemuda, segenap komponen masyarakat dan unsur terkait lainnya yang telah bahumembahu sehingga kegiatan TMMD ke-106 dapat terselenggara sesuai rencana dengan aman dan lancar”.

Pada kegiatan TMMD ke-106 TA 2019 di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin telah diselenggarakan di empat lokasi, untuk Kodim 1423/Soppeng dilaksanakan di Desa

Patampanua dan Desa Tellulimpoe Kecamatan Marioriawa serta Desa Sering Kecamatan Donri-Donri dengan sasaran fisik diantaranya normalisasi sungai sepanjang 4.600 m, perintisan jalan sepanjang 3.000 m, rehabilitasi Masjid 1 unit dan sasaran tambahan berupa pembuatan kolam air panas ukuran 8 x 6 m. Sedangkan pada sasaran non fisik antara lain penyuluhan hukum, penyuluhan Narkoba, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan pertanian, penyuluhan kesehatan, penyuluhan pengetahuan nilai-nilai Pancasila serta bakti sosial berupa pembagian Sembako. Hal tersebut, bertujuan untuk menambah wawasan serta pengetahuan masyarakat tentang dampak dari bahaya penyalahgunaan Narkoba, sekaligus menjadi upaya peningkatan kesadaran hukum, meningkatkan arti pentingnya kesehatan, meningkatkan hasil pertanian guna mewujudkan swasembada pangan serta mampu mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh karena itu dengan selesainya kegiatan ini diharapkan dapat lebih memantapkan Kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat maupun kepentingan pertahanan negara, sehingga tercipta masyarakat yang mandiri dan berkualitas.

Hal tersebut sejalan dengan tema TMMD ke-106 yaitu “Melalui TMMD kita wujudkan percepatan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat”. Hadirin dan peserta upacara sekalian yang saya hormati ; Sebelum menutup amanat ini, saya ucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras dan semangat dari para personel Satgas yang terlibat, baik Divif 3/Kostrad, Koopsau II, Lantamal VI/Makassar, Kodim 1423/Soppeng, Yonif Raider 700/Wira Yudha Cakti, Yonkav 10/Serbu, Yonzipur 8/Sakti Mandra Guna, Yonarhanud 4/Arakata Akasha Yudhaka, Denkesyah Bone, Denzibang Bone,

Bupati Soppeng dalam sambutannya Meyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah menjadikan Soppeng sebagai lokasi TMMD, alhamdulillah dengan kegiatan ini Sungai kawaran yang selama ini menjadi masalah bertahun bertahun sudah selesai tanpa masalah dan Jalan yang selama ini kurang baik akhirnya bisa dipergunakan dengan maksimal oleh masyarakat. Bahkan ada objek wisata yaitu air panas bebbae yang telah dirintis sehingga kedepan bisa menjadi daerah wisata unggulan, Begitu juga Mesjid bisa difungsikan dengan baik untuk kegiatan ibadah.

Turut hadir Wakapolres Soppeng, Kejari Soppeng, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial Soppeng dan BKKBN Kab. Soppeng serta BNN Soppeng dan ribuan masyarakat.