Sekretariat Daerah Kabupaten Soppeng bagian Perekonomian dan SDA melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi pengelolaan RPH & Lalu lintas ternak Tahun 2017 di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng Lt.2 Jl. Salotungo Watansoppeng Selasa 29 Agustus 2017.
Kepala Perekonomian dan Setda Dra.HJ.Marwati, MM dalam laporannya mengatakan bahwa dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah undang-undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.


Marwati menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakan kegiatan adalah sebagai upaya pemerintah untuk mendorong dan menciptakan pengelolaan RPH /tempat pemotongan hewan di Kabupaten Soppeng agar sedapat mungkin memenuhi syarat Asuh (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).


Plt. Sekretaris Daerah Soppeng Nuralam, SH, MH dalam sambutannya mewakili Bupati Soppeng mengatakan bahwa sesuai dengan kenyataan sekaligus tantangan bahwa tingkat konsumsi protein hewani masyarakat masih di bawah standar normal gizi nasional yaitu sekitar 4 gram per kapita per hari, hal ini antara lain disebabkan rendahnya daya beliu masyarakat terhadap produk hewani seperti daging, telur, susu dan adanya trauma masyarakat terhadap anggapan produk hewani menyebabkan gangguan penyakit seperti jantung dan kolesterol.


Sementara itu, lanjut nuralam, secara kualitas produk hewani kita masih memerlukan perhatian serius dengan menyipakan regulasi yang memadai, untuk produk hewani yang aman, sehat, utuh, dan halal maka diperlukan sarana pemotongan hewan yang memadai, kualitas ternak yang terjaga dan pengawasan ketersedian produk hewani yang secara terus menerus.


“Harapan saya, dengan membeli atau mengkomsumsi protein hewani sesuai norma gizi yang ada maka kita akan menjadi sehat dan kuat serta menghasilkan generasi penerus yang membanggakan” Harap Nuralam.
Turut hadir dalam kegiatan ini Para Asisten Setda, Para Kepala SKPD, Para Kepala Bagian setda, Para Camat beserta lurah dan kades.