workshoppeternakanSoppeng. Langkah lebih maju dilakukan Pemkab Soppeng dalam melaksanakan berbagai program pro rakyatnya. Mulai Oktober 2016, seluruh warga penerima beras miskin (raskin) akan mendapatkan jatahnya dengan gratis alias tanpa dipungut biaya apapun. Selama ini, meski berlabel tak dibeli tapi masyarakat penerima masih harus membayar beberapa biaya untuk mendapatkannya.
Tak hanya itu, jika warga tidak sempat mengambil berasnya maka petugas akan mengantarkannya langsung ke rumah penerimanya tanpa bayaran. “ warga tidak boleh dibebani lagi berbagai pembayaran, jika memang tak sempat mengambilnya saya instruksikan supaya diantar ke rumahnya tanpa bayaran” kata Bupati Soppeng H.A.Kaswadi Razak, SE.
Raskin gratis merupakan salah satu kampanye pasangan Akar-Super (Andi Kaswadi Razak dan Supriansa) dalam Pilkada Soppeng. Sejatinya program ini baru diluncurkan pada tahun 2017 karena dana untuk itu belum tercantum dalam APBD 2016.
Dana itu belum ada di

pokok anggaran 2016 karena saat penyusunannnya pasangan ini belum menjabat, namun pada anggaran perubahan 2016 Pemkab Soppeng berhasil merasionalisasi anggarannya yang kemudian digunakan untuk mewujudkan banyak janji kampanye.
Kepala Bagian Humas Pemkab Soppeng Ilham, S.Sos menyatakan untuk 3 bulan ke depan, dana yang dikeluarkan untuk program itu mencapai Rp. 1.052.856.000,-. “itu untuk kebutuhan sampai Desember 2016, tahun 2017 dan selanjutnya kami pastikan akan berlanjut” katanya.
Program Raskin Gratis ini sendiri nanti akan diintegrasikan dengan Kartu Macca. Jadi, untuk mengambil raskinnya dia harus memperlihatkan Kartu Maccanya. “Namun karena kartu ini masih dalam proses cetak maka untuk sementara kami berikan langsung dengan back up data yang ada selama ini” ujar Kepala Dinas Sosial Soppeng Nurdin.