Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN), realisasi belanja APBN sampai dengan bulan Agustus 2020 di wilayah pembayaran KPPN Watampone yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) sebesar Rp.1,50 triliun atau 68,10% dari total pagu sebesar Rp.2,21 triliun. Bila dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp.1,32 triliun atau 55,21% dari pagu Rp.2,39 triliun, mengalami pertumbuhan sebesar 12,89%. Hal ini mengindikasikan adanya percepatan realisasi guna mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Secara lebih rinci, realisasi belanja APBN di BOSOWA sampai dengan bulan Agustus 2020 terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp.626,57 miliar atau 65,95% dari pagu sebesar Rp.950,11 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 2,45% dari realisasi bulan Agustus tahun 2019 sebesar Rp.609,68 miliar atau 63,50% dari pagu sebesar Rp.960,12 miliar.
Adapun realisasi Belanja Barang sebesar Rp.181,39 miliar atau 55,20% dari total pagu sebesar Rp.328,61 miliar dan mengalami penurunan sebesar 10,97% dari realisasi sampai dengan bulan Agustus tahun 2019 sebesar Rp.279,95 miliar atau 66,17% dari pagu sebesar Rp.423,09 miliar.
Realisasi Belanja Modal sebesar Rp.12,33 miliar atau 37,34% dari total pagu sebesar Rp.33,01 miliar dan mengalami kenaikan sebesar 7,30% dari realisasi periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp.17,86 miliar atau 30,04% dari total pagu sebesar Rp.59,48 miliar.
Realisasi Bantuan Sosial sampai dengan bulan Agustus 2020 sebesar Rp2,68 miliar atau 44,16% dari total pagu sebesar Rp.6,07 miliar, mengalami penurunan sebesar 0,42% dibanding periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp.2,16 miliar dari total pagu sebesar Rp.4,84 miliar.
Sementara itu, DAK Fisik terealisasi sebesar Rp.310,95 miliar atau 80,17% dari total pagu sebesar Rp.387,88 miliar, mengalami kenaikan 55,60% dibanding tahun yang lalu sebesar Rp.107,98 miliar atau 24,56% dari pagu sebesar Rp.439,59 miliar. Adapun Dana Desa terealisasi sebesar Rp.372,06 miliar atau 73,57% dari pagu sebesar Rp.505,72 miliar, mengalami kenaikan 13,57% dibanding periode yang sama tahun 2019.