Berdasarkan data Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN), realisasi belanja APBN sampai dengan bulan September 2020 di wilayah pembayaran KPPN Watampone yang meliputi Kabupaten Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) sebesar Rp.1,70 triliun atau 76,86% dari total pagu sebesar Rp.2,22 triliun. 
Bila dibandingkan dengan realisasi pada periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp.1,48 triliun atau 62,12% dari pagu Rp.2,39 triliun, mengalami pertumbuhan persentase sebesar 14,74%. Hal ini mengindikasikan adanya percepatan realisasi guna mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Belanja Negara melalui APBN yang telah disalurkan oleh KPPN Watampone sampai dengan bulan September 2020 terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp.911,90 miliar atau 68,74% dari total pagu sebesar Rp.1,32 triliun dan Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp794,52 miliar atau 88,91% dari total pagu sebesar Rp.893,59 miliar.
Secara lebih rinci, realisasi belanja APBN di BOSOWA sampai dengan bulan September 2020 terdiri dari Belanja Pegawai sebesar Rp.692,39 miliar atau 72,71% dari pagu sebesar Rp.952,31 miliar, Belanja Barang terealisasi sebesar Rp.335,23 miliar atau 60,48% dari total pagu sebesar Rp.335,23 miliar, realisasi Belanja Modal sebesar Rp.14,08 miliar atau 42,62% dari total pagu sebesar Rp.33,03 miliar, dan Bantuan Sosial terealisasi sebesar Rp2,68 miliar atau 42,62% dari total pagu sebesar Rp.5,98 miliar.

Sementara itu, DAK Fisik terealisasi sebesar Rp.378,97 miliar atau 97,70% dari total pagu sebesar Rp.387,88 miliar dan Dana Desa terealisasi sebesar Rp.415,55 miliar atau 82,17% dari pagu sebesar Rp.505,72 miliar.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman sangat mengapresiasi kepada Satuan Kerja dan Pemerintah Daerah di BOSOWA yang telah bekerja keras dapat merealisasikan belanja APBN melampaui target triwulan III tahun 2020 sebesar 60%.