Berdasarkan data pada Aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN) tanggal 14 September 2020, secara agregat realisasi DAK Fisik di wilayah pembayaran KPPN Watampone yang meliputi Kabupaten, Bone, Soppeng dan Wajo (BOSOWA) sebesar Rp.324,14 miliar atau 83,57% dari total pagu sebesar Rp.387,88 miliar.
Secara lebih detil, Kabupaten Wajo merupakan yang terbesar realisasinya yaitu telah tersalurkan DAK Fisik sebesar Rp.107,10 miliar atau 93,56% dari total pagu sebesar Rp.114,46 miliar. Kabupaten Soppeng telah tersalurkan DAK Fisik sebesar Rp.113,76 miliar atau 89,31% dari total pagu sebesar Rp.127,37 miliar. Sementara itu, Kabupaten Bone telah tersalur sebesar Rp.103,27 miliar atau 70,72% dari total pagu sebesar Rp.146,04 miliar.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah c.q. BPKPD agar DAK Fisik dapat tersalurkan secara cepat tanpa mengurangi akuntabilitasnya. Hal tersebut didukung dengan adanya relaksasi syarat penyaluran sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 101/PMK.07/2020 tentang Penyaluran dan Penggunaan Transfer ke Daerah dan DAK Fisik Tahun Anggaran 2020 untuk mendukung Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional.
Diharapkan dengan telah tersalurkannya DAK Fisik yang bersumber dari APBN tersebut, dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah di BOSOWA untuk pembangunan di berbagai bidang sekaligus menjadi stimulus ekonomi guna mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional.