Bupati Soppeng H.A.Kaswasi Razak, SE menghadiri acara Deklarasi 9 Desa terbebas perilaku buang Air besar sembarang dan mendukung program Sobat ( Soppeng bebas Tinja) di tanrajeng desa Marioritengnga kec. Marioriwawo, Senin 04 Desember 2017.
Plt. Kepala airDinas Kesehatan Drs.Sarianto, M.Si dalam laporannya mengatakan tujuan dari deklarasi ini adalah mendeklarasikan 9 desa yang telah dinyatakan ODF oleh tim verifikasi ODF Kabupaten Soppeng, memberikan motivasi kepada desa dan kelurahan yang masih melakukan proses dan berjuang dalam memenuhi target ODF di tahun 2018, Deklarasi ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan SoBAT (Soppeng Bebas Ancaman Tinja) yang diluncurkan oleh Pemkab Soppeng beberapa waktu yang lalu.
“9 Desa yang mendeklarasikan ODF antara lain adalah Desa Marioritenga, Desa Soga, Desa Barae, Desa Gattareng, Desa Tinco, Desa Paroto, Desa Tetewatu, Desa Umpungeng dan Desa Mattabulu” jelas Sarianto.
Bupati Soppeng dalam sambutannya mengatakan bahwa Program ODF tersebut merupakan program Nasional yang ditargetkan selesai pada tahun 2019 mendatang dan upayakan untuk lebih cepat dari target tersebut sehingga perlu ada langkah-langkah konkrit untuk menuntaskan program sanitasi ini.
“Kita harus optimis masyarakat Soppeng Bebas Ancaman Tinja sebelum pergantian tahun 2018 ke 2019, Oleh karena itu kita harus bersinergi, bahu membahu antara pihak pemerintah maupun masyarakat demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Soppeng pada Tahun 2018 mendatang akan bebas dari perilaku buang air besar secara sembarangan” ungkapnya
“Saya harapkan aparat pemerintah dan masyarakat serta pokja sanitasi, bekerja sama memantau terus perkembangan demi suksesnya program ODF ini”ungkap Kaswadi.
Disamping itu, mantan Ketua DPRD 2 periode ini secara gamblang menegaskan bahwa Kepala Desa dan Lurah yang tidak ODF hingga akhir Desember 2018 nanti, berarti tidak sejalan dengan Pemerintah.
“Desa dan Kelurahan yang tidak ODF sampai akhir Desember 2018, saya tegaskan bahwa kita tidak sejalan” tegas Bupati Soppeng.
Sementara Kepala Desa Marioritenga, A. Samsul Bahri selaku tuan rumah pelaksanaan Deklarasi ODF mengatakan bahwa kesuksesan Desa Marioritenga mendeklarasikan diri sebagai Desa ODF tidak terlepas dari peran berbagai pihak termasuk masyarakat Marioritenga sendiri.
“Di awal masa jabatan kami sebagai Kepala Desa, tercatat 138 rumah tangga yang tidak memiliki jamban, tentu hal ini menjadi PR bagi Kepala Desa, sehingga berbagai cara yang kami tempuh untuk menyelesaikannya termasuk dengan membuat surat edaran kepada masyarakat yang isinya (Bagi Masyarakat yang tidak memiliki WC, mohon maaf pemerintah desa tidak melayani segala bentuk pengurusan administrasinya) tapi Alhamdulillah diindahkan oleh masyarakat sehingga saat ini PR itu telah kami tuntaskan” ujarnya.
Turut hadir Plt. Sekda, Para Kepala SKPD, Para Camat beserta Kades dan Lurah se-Kabupaten Soppeng