Sosialisasi penyelenggaraan keamanan informasi pemerintah daerah kabupaten soppeng tahun 2017 kerjasama lembaga sandi negara dan dinas komunikasi, informatika, statistik dan persandian provinsi sulawesi selatan, selasa (01/08/17) di ruang pola kantor bupati soppeng
Kadis Komunikasi dan Informasi Soppeng Drs. A. Fithratuddin mengatakan bahwa Sosialisasi ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada aparatur sipil negara dipemerintahan agar lebih bijaksana dalam mengelola informasi baik yg bersifat umum, terbuka, maupun terbatas atau rahasia serta mmberikan kesadaran bahwa dalam perkembangan teknologi informasi sangat mudah terjadi penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Bupati Soppeng yang diwakili oleh Asisten II Drs.H.A. Akbar Nur Tahir mengatakan bahwa teknologi informasi dan komunikasi mempunyai peranan sangat penting dlm kehidupan sehari untuk menunjang segala aspek kehidupan. Dikalangan masyarakat maupun dunia pendidikan dan bisnis teknologi informasi dan komunikasi sangat membantu karna dapat membantu peluang bagi pengaksesan dan pendayagunaan informasi dalam volume yang cepat dan akurat.
“Sejalan dengan berkembangnya dunia internet yang memberikan begitu banyak perubahan, memberikan banyak manfaat bagi banyak orang namun juga dapat memberikan resiko, ancaman dan aspek negatif dari aktivitas penyalahgunaannya, Kebocoran data selama ini disinyalir kerap trrjadi dipicuh oleh sejumlah hal, yang kalau dilihat secara sungguh-sungguh disebabkan karena banyak hal yang bersifat non teknis seperti ketidaktahuan pengguna, keterbatasan edukasi masyarakat dan ketidakpedulian seseorang” Jelas Akbar.

Menyikapi dinamika tersebut, lanjut akbar , ada hal yang perlu dicermati bahwa ada batasan-batasan yang dapat dijadikan pedoman untuk mengelola teknologi dan informasi.
“Dalam kesempatan ini saya harapkan kepada para pimpinan OPD dan SKPD, para kepala bagian dan para camat serta pejabat/staf pengelola informasi untuk bersungguh-sungguh mengikuti sosialisasi ini agar dapat diketahui dan dimengerti informasi apa saja yang dapat diakses oleh masyarakat luas dan iformasi apa saja yang dikecualikan, semoga sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran informasi yang berguna untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik” Harap Akbar
Kasubdit Pembinaan SDM, Deputi Pembinaan dan Pengendalian Sandi negara Nunil Pancawati, BSc, ME mengatakan bahwa Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak terhadap kehidupan manusia diantaranya informasi dapat dengan mudah diakses dan informasi dapat menyebar dengan mudah, namun tidak semua informasi itu dapat disebar krn ada informasi yang sifatnya tertutup atau rahasia, untuk itu informasi perlu diamankan karena informasi Adalah aset strategis bagi setiap individu maupun organisasi.
“Adapun prinsip-prinsip keamanan informasi yaitu meliputi kerahasiaan, keutuhan data, ketersediaan informasi, dan otentikasi yakni verifikasi apakah seseorang itu adalah orang yang berhak mendapatkan informasi dan bagi setiap pemilik informasi diharapkan untuk mengelola informasi-indformasinyanya dengan baik agar tidak terjadi kebocoran data oleh pihak yang tidak bertanggung jawab” Harap nunil
Turut Hadir Kepala Bidang Persandian Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik Dan Persandian Mewakili Kadis Kominfo, Statistic Dan Persandian Sulsel Yulianus Sonda, SE, M. Si, Para Pimpinan Skpd, Para Kepala Bagian, Para Camat, Para staf pengelola data masing-masing Skpd